iBoy (2017)

“Whey you have skill to talk with technology, what will you do?”

Bagi para pengemar Game of Thrones tentunya menyaksikan arktor favoritnya bermain di judul film lain pastinya menyenangkan, begitu juga ketika menyakisan Maisie Williams bermain di salah satu film produksi Netfix, iBoy.

Kisah yang diadaptasi dari novel yang berjudul sama karya Kevin Brooks ini mengambil latar kehidupan remaja yang tinggal di public flat di Kota London, Inggris lengkap dengan problematika yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba serta gang.

Tom (Bill Miller) seorang remaja pendiam yang tinggal bersama neneknya (Miranda Richardson), Ibunya tewas karena overdosis, sedangkan ayahnya pergi meninggalkan mereka berdua begitu saja. Tom bukanlah anak populer di lingkungannya, ia cenderung menjadi korban bullying karena tidak berafiliasi dengan gang remaja.

Lucy (Maisie Williams) merupakan teman sekolah Tom, ia tertarik dengan Tom dan tidak ragu untuk menyapa Tom. Untungnya, Luck tinggal di kompleks flat yang sama dengan Tom.

Satu waktu, Tom datang berkunjung ke flat Lucy, saat masuk ke dalam flat ia menemukan saudara lelaki Lucy pingsan, ternyata di dalam flat terdapat sekelompok pencuri bertopeng  yang sedang memerkosa Lucy dan merekamnya.

Tom memergokinya, ketika seorang perampok mengeluarkan pistol, Tom lari dan menghubungi polisi, tetapi ia tidak berhasil karena ia di tembak oleh perampok.

Tom selamat, ia terbangun di rumah sakit. Peluru yang ditembakan perampok ternyata juga mengenai telepon gengamnya dan menyebabkan serpihan telepon gengam tertanam di kepalanya. Dokter berusaha untuk mengeluarkan semua serpihan tersebut, tetapi tidak berhasil karena beberapa serpihan terlalu berbahaya jika di ambil.

Peristiwa itu ternyata membuat Tom memiliki kemampuan baru, ia dapat menvisualisasi sinyal digital, ia dapat mendengar percakapan yang dilakukan di telepon gengam, serta dapat berinteraksi dengan peralatan elektronik.

03.
Tom berusaha keras utuk mencari pelaku pemerkosaan Lucy dan membalaskan dendamnya

Dengan kemampuannya itu, ia berusaha untuk menemukan pelaku pemerkosaan Lucy. Ia menemukan fakta bahwa komplotan pelaku berhubungan dengan gang di flatnya serta bandar narkoba yang beroperasi di dekat flatnya.

Mampukah Tom menemukan para pelakunya dan menuntut balas atas kejahatan yang mereka lakukan terhadap Lucy?

***

Melihat kemampuan yang dimiliki Tom mengingatkan penulis terhadap kemampuan salah satu tokoh di serial film televisi ‘Heroes’ Micah Sanders. Seorang anak yang memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan mesin.

Tom memiliki kemampuan untuk mengakses teknologi secara nirkable, Tom hanya perlu memfokusan perhatiaannya kepada peralatan teknologi, abrakadabra, ia mampu mengakses dan mengendalikannya sesuai dengan keinginannya. Kemampuan Tom yang sangat luar biasanya ini ternyata tidak dimanfaatkannya lebih jauh, ia hanya fokus untuk mencari tahu siapa yang menyerang Lucy.

02.
iBoy (2017) mengambil latar kehidupan remaja di Kota London.

Perkembangan kemampuan Tom menjadikan film ini terasa aneh, bagaimana seorang anak remaja yang mendapatkan kemampuan karena adanya komponen telepon gengam di kepalanya mampu untuk meretas berbagai macam alat elektronik termasuk meretas perbankan tanpa meninggalkan jejak tanpa terlihat secara nyata mempelajari kemampuan itu. Kemampuanya berkembang tidak terkendali ketika ia dengan pikirannya mampu menciptakan  electromagnetic pulse.

01.
Tom sedang mengakses peralatan elektronik.

Satu hal yang perlu menjadi perhatian kita adalah kenyataan bahwa manusia sudah terlalu bergantung dengan teknologi di semua aspek kehidupannya, keteledoran seseorang dalam mengamakan peralatan elektronik miliknya dapat menyebabkan informasi pribadi seseorang dengan mudahnya bocor ke pihak lain.

Istilah alat elektronik yang ‘pintar’ ternyata mendorong manusia untuk semakin ‘kurang awas’ dan bergantung kepadanya. ‘Pintar’nya peralatan elektronik hanya sebuah istilah semu bahwa peralatan tersebut punya ‘kesempatan’ untuk diakses oleh pihak lain yang sama ‘pintar’nya, pengguna alat elekronik tersebut tidak bisa melakukan apa-apa.

***

Jadi, buat kalian yang ingin mengetahui salah satu potret kehidupan kaum remaja tanggung di Kota London dan segela permasalahannya film ini layak untuk di tonton, apalagi bagi para pengemar Maisie Williams, mendengarkan berbicara dengan british accent sangatlah menyenangkan.

Selamat Menonton!!

Advertisements

Nerve (2016)

Live streaming feature has changed society

Media sosial menjadi hal penting bagi kehidupan manusia, media sosial memberikan kita akses tidak terbatas untuk berinteraksi dengan setiap kolega, rekan dan teman, media sosial juga menjadi sumber informasi kita untuk memperbaharui informasi mengenai mereka.

Salah satu fitur yang digemari oleh pengguna media sosial adalah fitur ‘siaran langsung’, dengan fitur ini kamu bisa mempublikasikan kegiataanmu dengan format audio visual hanya dengan modal sebuah telepon genggam serta akses internet.

Fitur ini begitu kuat, beberapa pihak memanfaatkannya untuk bisnis pornographi, beberapa lagi memanfaatkannya untuk bisnis adrenalin, menjual akses kepada penonton untuk menyaksikan langsung para pecandu adrenalin beraksi.

Vee (Emma Roberts) merupakan gadis SMA pemalu, ia seorang fotographer yang hanya berani mengamati pujaan hatinya melalui lensa kamera, tidak pernah sekalipun ia mencoba untuk berbincang dengannya.

Berbeda dengan Vee, Sydney (Emily Meade), sahabatnya, merupakam seorang yang sangat berani, sering kali bertindak ceroboh, gila dan diluar nalar, ia beberapa kali diskor oleh sekolah karena tindakannya, usut punya usut semua hal itu ia lakukan untuk mendapatkan uang dari online game, yang bernama Nerve.

01
Nerve menguji apakah seseorang berani menerima tantangan yang sering kali tidak masuk di akal

Perseteruan antara Vee dan Sydney mengenai seorang pria mendorong Vee untuk menunjukan dirinya bahwa ia bukanlah wanita pemalu, ia mendaftarkan diri sebagai player.

Seiring berjalannya waktu, Vee meraih kesuksesan besar sebagai player di Nerve, iapun bertemu dengan player lain bernama Ian (Dave Franco), kerja sama mereka berdua membuat Vee dan Ian mendapatkan popularitas yang tinggi di Nerve.

Salah satu sahabat Vee, Tommy (Miles Heizer) curiga kepada Ian, iapun mencari informasi mengenai Ian dan menemukan fakta yang mengejutkan.

Mampukan Tommy memberikan peringatan kepada Vee? Apa rahasia terbesar yang disembuyikan Ian?

****

Jika seseorang cerdas, ia bisa memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan keuntungan, semua berkat salah satu faktor yang ada di semua platform media sosial yaitu ‘follower/friends/likes/subscriber’ (pelanggan) atau apapun sebutannya. Faktor itulah yang menjadikan seseorang memiliki ketenaran di media sosial.

Beragam cara dilakukan untuk mendapatkan pelanggan, mulai dari cara yang legal sampai dengan cara yang ilegal.

02
Vee dan Ian saat sedang menyelesaikan sebuah tantangan dari Nerve

Nerve merupakan popularitas, setiap player harus menarik perhatian dari watcher sehingga player semakin populer, semakin banyak anda mendapatkan uang tetapi akan semakin sulit tantangan yang diberikan, tantangan yang diutarakan kepada player untuk mendapatkan popularitas tidaklah mudah, sering kali tidak wajar dan mengancam nyawa.

Para player ditantang untuk sampai ke babak final, demi memperebutkan hadiah, watcherspun turut serta untuk bermain dengan mengusulkan beragam tantangan kepada para players.

Kau bisa belajar beberapa hal disini, bahwa suara massa anonim di internet, bisa membuat perubahan dan pergerakan. Kita bisa contoh nyatanya, aksi 4/11 yang dilancarkan kelompok berlatar agama berawal dari suara-suara yang beredar di dunia maya.

03
Vee sedang menghadapi tantangan yang mungkin saja membuatnya membunuh seseorang

Kekuataan sekaligus kelemahan internet adalah kealpaan identitas asli seseorang. Seorang individu dengan mudahnya membuat beragam identitas di internet, dengan Kondisi anonim ia bebas berekspresi, tanpa perlu takut ada yang tahu jati dirinya.

Selamat menonton!

Friend Request (2016)

When The Black Magic Goes 2.0

Mungkin masa-masa kita begitu bersemangat untuk mencari teman sebanyak-banyaknya di media sosial sudah berakhir, bagi individu-individu yang tergolong lahir dalam generasi 90an euforia itu telah lewat.

Sekarang yang tersisa hanyalah sebuah pertanyaan, mengapa aku punya banyak teman di media sosialku tetapi dalam kehidupan nyata rekan-rekan mainku hanya itu-itu saja.

Be nice person, mungkin itulah motivasi yang mendorong kita untuk selalu menambah daftar teman di aku media sosial kita, lantas apa yang kita dapatkan sekarang? mungkin hanya reminder ulang tahun serta promosi beragam macam program.

Niatan menjadi baik memang diperlukan, tetapi jangan lupa, kita hidup di dunia nyata dan kenyataan membawa kita pada fakta bahwa selalu ada kemungkinan kebaikan yang kita lakukan dimanfaatkan orang atau disalahgunakan, dan pada akhirnya akan merugikan diri kita sendiri.

Bagi Laura (Alycia Debnam-Carey) hal tersebut tidak terpikirkan ketika ia berkenalan serta menerima pertemanan via media sosial yang dikirimkan oleh Marina (Liesl Ahlers), seorang mahasiswi aneh yang penyendiri. Perkenalan itu menjadi awal seluruh kejadian misterius dan malapateka di kehidupan Laura.

02
Marina dan Laura, perkenalan ini menjadi awal mala petaka bagi Laura.

Baru dua minggu berteman, terungkap bahwa Marina mengalami begitu terobsesi dengan Laura. Ia merasa bahwa Laura adalah teman sejatinya dan ia menjadi marah ketika ternyata ia mendapati kenyataan bahwa ia tidak diundang ke acara ulang tahun Laura.

Atas dorongan sahabat-sahabatnya, Laura akhirnya memutuskan pertemanan di jejaring sosial dengan Marina, tetapi ternyata keputusan ini malah mendorong Marina untuk bunuh diri. Marina memposting secara online tindakannya tersebut.

Setelah kematian Marina, sosok misterius menghantui Laura dan sahabat-sahabatnya, satu per satu mereka meninggal dengan tragis. tujuannya satu, membuat Laura merasa sendirian di dunia ini.

Berbekal beragam postingan Marina di jejaring sosial, Laura berserta sahabat-sahabatnya berupaya untuk mencegah hal tersebut terjadi, mampukah Laura mengagalkannya?

01
Laura dan kekasihnya. Postingan Marina di media sosial menyimpan petunjuk mengenai Marina.

—-

Kapankah rasa takutmu berhenti ketika menonton film horor? buat penulis ketika sosok misterius yang menembar horor tersebut belum diketahui identitasnya serta asal usulnya. Film ini berhasil untuk terus menyembunyikan identitas asli dari sang peneror, sehingga penonton dipaksa untuk menduga-duga sosok sebenarnya.

Teror yang ditebar oleh sosok misterius ini juga sangat menakutkan, ia membawa seseorang ke dalam dunia ilusi dimana orang tersebut akan merasa sendirian dan kesepian. Sosok tersebut kemudian akan muncul dari sudut-sudut tergelap yang bisa kau pikirkan.

Kematian-kematian datang dengan cara yang elegan dan tidak bisa diperkirakan, semuanya terjadi karena sosok manusia kerasukan sesuatu yang diluar nalarnya.

03
Sosok yang menghantui Laura dan rekan-rekannya.

Proses pengungkapkan jati diri sosok misterius itu dibuat berlapis-lapis, penonton akan dibawa untuk meyaksikan berbagai kenyataan yang kelam mengenai Marina, penonton akan dibawa dari satu tempat ke tempat lain, sampai pada akhirnya mereka menemukan fakta sebenarnya.

Ada twist menarik di akhir cerita, ketika kau berpikir semua orang satu gerbong denganmu untuk mengungkap fakta mengenai Marina, ternyata ada seseorang yang berpikiran lain, ia dipaksa mengambil jalan pintas karena tahu dirinya sedang diincar oleh Marina.

Jadi?
Selamat menonton!

 

September of Shiraz (2016)

Rakyat kecil akan selalu menjadi korban perebutan kekuasaan.

Revolusi Iran pada tahun 1979 memberikan dampak mengejutkan kepada dunia, runtuhnya kekuasaan Shah Iran, Mohammad Reza Pahlavi yang didukung Amerika Serikat membuat banyak aspek kehidupan di Iran berubah drastis, revolusi itu juga menjadi titik balik bagi Iran serta hubungannya dengan dunia barat dan timur tengah.

Banyak film yang menjadikan Revolusi Iran sebagai latar ceritanya, salah satu yang terkenal dan memenangi penghargaan tertinggi adalah Argo (2012) karya Ben Affleck, sebuah film yang mengisahkan upaya ekstraksi warga negara Amerika Serikat dari Iran.

September of Shiraz (2016) juga mengambil latar belakang yang sama, film yang diangkat dari adaptasi novel berjudul ‘The September of Shiraz’ karya Dalia Sofer pada tahun 2007 menceritakan mengenai upaya keluarga yahudi untuk keluar dari Iran pasca revolusi.

Ketakutan Issac (Adrien Brody) atas dampak langsung Revolusi Iran akhirnya terbukti, ia ditangkap dan diinterograsi oleh Komandan lokal Garda Nasional Iran Mohsen (Alon Aboutboul), mengetahui suaminya ditangkap, Farnez (Salma Hayek) dengan bantuan asisten rumah tangganya selama 20 tahun, Habibeh (Shohreh Aghdashloo) berusaha mencari tahu keberadaannya, tetapi hasilnya nihil.

02
Issac ditahan oleh Mohsen.

Usaha Issac di bidang jual beli permata dan perhiasaan akhirnya dijarah oleh para pendukung revolusi Iran, rumah Issac juga dijarah, hampir semua harta benda yang dimiliki Issac dibawa oleh para pendukung revolusi tersebut.

Issac ditanyai mengenai keberadaan adiknya yang dituduh menyelundupkan vodka ke Iran serta mengenai tulisan istrinya yang dianggap menyebarkan propaganda negatif kepada masyarakat. Issac tidak mengetahui sama sekali keberdaaan adiknya, iapun terus disiksa agar mau membuka mulut.

Mampukah Issac bertahan dalam penyiksaan? Apakah Farnez dapat menemukan informasi mengenai keberadaan Issac dan mampu menolongnya?

01
Keluarga Issac berusaha mencari perlindungan akibat revolusi.

Percakapan dalam interograsi antara Issac dan Mohsen mengungkap banyak fakta mengenai jurang kesejaterahan antara segelintir orang kaya di Iran dengan rakyat kebanyakan, jurang inilah yang memicu tuntutat revolusi. Raykat cemburu dan sudah tidak percaya dengan pemerintahan yang ada serta orang-orang yang mereka nilai menikmati keuntungan besar atas kepemimpinan Shah.

Skenario tersebut mengingatkan penulis atas peristiwa Reformasi Tahun 1998 di Indonesia.

Runtuhnya sebuah kekuasaan pastinya diikuti dengan upaya untuk kalih sumber daya dari pihak yang kalah ke pihak yang menang, hal tersebut digambarkan dalam film dengan perampasan harta dan usaha milik Issac, jika mengambil contoh di Indonesia bagaimana penjarahan merajarela di Ibu kota, simbol-simbol yang berhubungan dengan ‘kebarat-baratan’ dihancurkan.

03
Issac disiksa selaa dalam penahanan.

Pertanyaan adalah benarkah semua tuduhan tersebut? Beberapa orang berhasil mengambil berjuang dengan usaha sendiri untu mencapai kesejaterahan yang mereka dambakan, tetapi pada akhirnya ketika gejolak revolusi terjadi mereka tetap menjadi korban karena dihubungkan dengan pemilik kekuasaan terdahulu.

Rakyat kecil selalu menjadi korban dari perebutan kekuasaan. Keinginan balas dendam juga membuat orang yang tadinya merasa tertindas ingin menjadi penindas terhadap pihak yang kalah. Perebutan kekuasaan selalu mendatangkan korban, sering kali korban adalah pihak-pihak yang tidak ada sangkut pautnya sama sekali.

Di film ini Issac sebenarnya adalah pribadi yang baik, hampir seluruh pegawainya merupakan orang-orang jalanan yang ia asuh dan didik sehingga memiliki cukup kemampuan untuk bekerja denganya atau dengan orang lain. Issac seseorang yang berusaha mengangkat derajat orang lain, sehingga mampu mendapatkan kehidupan yang layak.

Jika kalian suka film drama, ini akan menjadi tontonan menarik.
Selamat Menonton!!!

Embers (2015)

Maybe, love is strongest intuition on the world

Bayangkan, ketika kau terbangun setiap harinya tetapi kau tidak dapat mengingat apa-apa. Ketika kau terbangun dipagi hari disebelah pasanganmu tetapi kau tidak dapat mengingat siapa dirinya. Bayangkan, ketika setiap harinya kau harus berupaya mengingat kembali setiap langkah yang harus kau ambil?

Epidemik saraf global menyebabkan rusaknya kemampuan manusia untuk mengingat sesuatu sehingga manusia hidup hanya berdasarkan kebutuhan dasarnya. Penyakit tersebut menyebabkan ‘kiamat’, kehidupan manusia kembali ke titik nol.

01
Iva Govheva (Girl) dan Jason Ritter (Guy) berperan sebagai sepasang kekasih yang harus berkenalan kembali setiap harinya

Penyakit tersebut tidak memusnahkan kehidupan manusia, banyak orang-orang yang bertahan hidup tanpa ingatan, mereka hanya bergerak terhadap intuisi bertahan hidup. Ketika mereka lapar dan haus, mereka mencari makan dan minum, ketika hujan turun mereka mencari tempat berteduh, ketika malam tiba mereka membuat api untuk menghangatkan badan mereka.

Ternyata tanpa ingatan, intuisi dasar manusia masih berfungsi dengan baik. Love, Desire serta curious tetap muncul dan menguasai hidup manusia.

Ketika kau berpikir bahwa film ini akan memiliki sebuah ujung cerita yang berakhir dengan happy ending, kau salah besar, karena film ini hanya berputar-putar para ‘proses’, bukan pada hasil akhir, bahkan dari sekian banyak karakter yang muncul, hanya satu karakter yang memiliki nama.

Kau akan diajak untuk menelusuri interaksi yang tulus antara orang-orang yang digerakan oleh intuisi bertahan hidup.

04
Silvan Friedman (Boy) selalu mengerakan intuisi manusia untuk melindungi anak-anak dari bahaya

Bagaimana seorang kekasih yang harus kembali berkenalan setiap harinya berinteraksi, bagaimana seorang anak kecil yang selalu  memunculkan intuisi untuk melindungi dan mengasihi setiap bertemu dengan orang. Bagaimana desire selalu muncul disetiap individu dan keinginan itu disalurkan.

Bagaimana keinginan untuk berkomunikasi dengan orang lain sebagai bentuk penjawatahan manusia tidak bisa hidup sendiri mendorong Miranda (Greta Fernández) untuk pergi meninggalkan bungker yang membuatnya terlindungi dari epidemik global tersebut.

02
Miranda berbincang dengan ayahnya. Setelah tinggal cukup lama di bungker, Mirand merasa frustasi dengan hidupnya, ia berkeinginan untuk keluar dari bungker dan bertemu dengan orang lain.

Bagi yang mencari film penuh makna, kalian bisa menontonnya, tetapi bagi kalian yang ingin film dalam kategori menyenangkan sebaiknya tidak usah memilih film ini karena akan membuat kalian bosan.

Selamat Menonton!!

Before I Wake (2016)

Warning – Spoiler

Imajinasi merupakan sesuatu yang sangat liar, imajinasi merupakan dimensi tanpa batas, ketika kau menemukan batas dalam imajinasi, kau harus sadar bahwa batasan tersebut sebenarnya tidak nyata, batasan tersebut juga merupakan sebuah imajinasi yang kau sendiri ciptakan.

 

Kehidupan terasa berbeda bagi Jessie Hobson (Kate Bosworth)  dan Mark Hobson (Thomas Jane) setelah kepergian anaknya mereka Cody. Salah satu cara untuk moveon dari kesedian tersebut adalah dengan mengadopsi anak.

Setelah berkeliling panti asuhan, mereka memilih untuk mengadopsi Cody (Jacob Tremblay). Sean seorang anak lelaki yang sopan dan baik, Cody sangat menyukai kupu-kupu.

Sebagai orang tua baru tentunya Jessie dan Mark tentunya ingin melakukan yang terbaik untuk Cody, mereka berusaha membuat Cody merasa nyaman di rumah barunya.

Satu waktu, Jessie secara tidak sengaja menemukan makanan manis dan permen di kamar tidur Cody, ketika Jessie bertanya mengenai itu Cody memberitahu bahwa ia tidak bisa tidur karena takut akan kehadiran “Canker Man”, sosok misterius yang sangat  menakutkan yang memakan orang.

03
Sosok Canker Man yang ditakuti Cody

Jessiepun berusaha menenangkan Cody dan berkata bahwa ia harus melawan ketakutannya, ketika Cody tak memahami sesuatu, itulah yang membuatnya takut.

Suatu hari, saat malam suatu keanehan terjadi, malam hari ketika Jessie dan Mark sedang bersantai di ruang keluarga tiba-tiba ruangan itu dipenuhi oleh beragam kupu-kupu yang kemudian menghilang secara tiba-tiba karena terbangunya Cody. Merekapun mulai menyadari keistimewaan Cody.

Melihat kemampuan Cody, Jessie memaksa Cody untuk lebih mengetahui mengenai Sean. Jessie berharap kemampuan Cody bisa membuatnya bertemu secara langsung dengan Sean walau cuma sebentar. Melihat gelagat tersebut, Mark tidak setuju karena tujuan mereka mengadopsi Cody adalah untuk melupakan peristiwa kematian Sean.

01.
Sosok Sean yang mampu diwujudkan oleh Cody

Jessie juga tidak sadar, memaksa Cody untuk terus mewujudkan mimpinya juga membuat kehadiran “Canker Man” semakin nyata dan pada akhirnya Canker Man menyerang Jessie dan Mark. Beruntung

Jessie bisa lolos dari serangan Canker Man, tetapi tidak dengan Mark. Ia hilang dimaan oleh Canker Man.

Mampukah Jessie mengembalikan Mark? Dapatkan Jessie memusnahkan Canker Man dari Cody?

—-

Rasa takut sering takut sering kali berasal dari sebuah ketidaktahuan, kebanyakan orang akan menghindari segala sesuatu yang ia tidak ketahui, karena itulah dibutuhkan kemauan keras untuk memahami dan mengetahui mengenai hal-hal yang belum kamu ketahui.

Berbicara dengan anak kecil memang membutuhkan daya khayal luar biasa, karena mereka belum memahami dunia seperti orang dewasa memahami dunia. Seseorang harus masuk ke dalam dunia khayal seorang anak-anak untuk dapat memahami dan berkomunikasi dengan dia.

Janganlah terlalu mudah untuk berkata ‘tidak’ kepada anak, apalagi menyuruh mereka diam ketika mereka bercerita sesuatu hal yang ganjil. Pahami, selami, dalami, karena mereka masih belum satu level dengan orang dewasa.

Ajari mereka untuk menghadapi ketakutan mereka, dengan memberikan mereka penjelasan mengenai apa yang mereka takutkan.
Happy Watching!!

Tallulah (2016)

“Is that true unconditionally love exist?”

Bagi Tallulah (Ellen Page) atau yang biasa dipanggil Lu kehidupan yang dia jalani sekarang dengan pasangannya Nico (Evan Jonigkeit) merupakan hal yang sempurna, mereka tinggal berdua di dalam mobil van dan berkeliling Amerika.

Suatu waktu, Lu berujar kepada Nico mengenai mimpinya untuk berkunjung ke India untuk mendaki gunung tertinggi di dunia, Everst, tetapi ide tersebut tidak diterima baik oleh Nico, ia malah berujar untuk pulang ke rumahnya, ke rumah ibunya, Nico lelah menjalani kehidupan di jalanan. Merekapun bertengkar malam itu.

02.
Nico dan Lu, saat pertama kali berjumpa

Keesokan paginya Lu tidak bisa menemukan keberadaan Nico, ia menunggu seharian penuh, berharap Nico akan kembali tetapi yang ditunggunya juga tidak datang. Frustasi dan kesal ditinggal oleh Nico, ia kemudian memutuskan pergi ke tempat dimana Nico terakhir berujar, ke tempat Ibunya.

Lu sampai ke tempat Margo (Allison Janney), Ibu Nico. Ia langsung bertemu denganya, bertanya mengenai keberadaan Nico, tetapi Margo menyatakan bahwa anaknya tidak ada, dan iapun mengusir Lu karena ketakutan bahwa Lu merupakan penipu, tetapi setelah Lu pergi, ia berpesan kepada penjaga pintu untuk mempersilakannya masuk jikalau Lu kembali menemuinya.

Hidup di kota besar tanpa uang sepeserpun membuat Lu harus memutar otak untuk mengisi perutnya, ia memutuskan untuk mencari makanan sisa di hotel, ia berencana untuk mengais-ngais makanan yang ditinggalkan di lorong hotel untuk diambil petugas hotel ataupun penghuni kamar.

Di hotel inilah secara tidak sengaja ia berjumpa dengan Carolyn Ford (Tammy Blanchard) seroang ibu muda yang salah mengenalinya sebagai petugas hotel, ia sedang bepergian dengan anak perempuan satu-satunya, Madison saat suaminya sedang pergi dinas di kota London.

Tallulah
Carolyn, saat polisi mengintrograsinya perihal hilangnya Madison.

Carolyn merupakan seorang ibu yang sembrono terhadap anaknya, ia bersikap tidak peduli kepada anaknya, sebagai pribadi ia sepertinya tidak siap memiliki anak. Saat itu, Carolyn hendak bertemu dengan seorang pria, ia hendak berselingkuh di malam itu dan meminta Lu untuk menjaga anaknya sementara ia bertemu dengan pria tersebut.

Karena membutuhkan tempat tinggal yang nyaman Lu setuju untuk menjaga anaknya semalam, hari itu Carolyn pulang dalam keadaan mabuk. Keesokan harinya, Lu memutuskan pergi saat Carolyn masih tertidur, tetapi ia merasa tidak bisa meninggal Madison ditangan ibunya, ia akhirnya membawa pergi Madison.

Secara Implusif Lu kembali ke tempat Margo, dan mengaku bahwa Madison merupakan anaknya dengan Nico. Rasa kasihan membuat Margo mempersilakan Lu untuk bermalam disana, merasa iba ia akhirnya mempersilakan Lu untuk tinggal lebih lama disana. Sementara itu, Carolyn melaporkan kehilangan anaknya, polisipun menginvestigasi kasus tersebut dan menyebarkan berita tersebut melalui media untuk membantu menemukan Madison.

Berhasilkah Carolyn menemukan Madison kembali? Bisakah Lu berkata jujur kepada Margo bahwa Madison bukan anaknya? Dapakan Lu bertemu kembali dengan Nico?

—-

Margo merupakan sosok yang kontradiktif dalam hidupnya, ia digambarkan sebagai seorang dosen yang fokus kepada psikologi keluarga, tetapi sekarang ini dia sedang dalam proses perceraian dengan suaminya Stephen (John Benjamin Hickey), saat ini Stephen sudah tinggal bersama dengan pasangan gaynya, Andreas (Zachary Quinto) sementara itu anaknya, Nico kabur dari rumahnya karena tidak tahan dengan ibunya.

04.
Lu, Margo dan Madison

Pertemuan Margo dengan Lu yang membawa Madison yang dia akui sebagai anaknya dengan Nico menunjukan bahwa Margo rindu dengan suasana berkeluarga karena selama ini dia tinggal sendiri, iapun mungkin berharap Nico akan datang dan setidaknya Margo bisa memiliki keluarganya kembali.

Lu dilain pihak bertindak sangat ceroboh dengan menculik anak Carolyn, tetapi alasan dibalik itu adalah dia butuh jalan agar ia bisa bertemu dengan kekasihnya, Nico.

Carolyn, walaupun ia menjadi ibu yang ceroboh dan menyia-nyiakan Madison, isting keibuannya bangkit ketika Madison hilang, ia baru merasakan penting keberadaan Madison dalam hidupnya.

Nico tetap berusaha melindungi Lu dari akibat tindakannya menculik Madison. Ia berusaha agar Lu tidak ditangkap oleh polisi.

Percayakah kalian dengan “unconditionally love” atau “Love oppose Logic”?

“Love is strange force. You can forgive someone because of it or you can angry with someone because of it, that’s love.”

Selamat menonton