The Fall

Broken Childhood can lead to Broken Adult

Film Drama memang indentik dengan alurnya yang lambat dan perlahan, cara penuturan seperti itulah yang dimiliki oleh The Fall, sebuah film drama-kriminal yang mengambil setting di Dublin, Irlandia.

Film ini menghadirkan bintang Fifty Shades of Grey Jamie Dornan sebagai Paul Spector dan bintang X-Files Gillian Andreso sebagai Stella Gibson.

Stella Gibson datang ke Dublin sebagai seorang pengawas dari Scotland Yard terkait dengan kasus pembunuhan yang statusnya masih aktif lebih dari satu bulan, Gibson-lah yang mengeluarkan pernyataan bahwa pembunuhan yang terjadi merupakan pembunuhan berantai. Polisi setempat tidak percaya pada penilaian Gibson, tetapi ditemukan kembali mayat wanita membuat polisi setempat percaya.

Spector digambarkan sebagai seorang kepala keluarga sederhana, dimana istrinya adalah perawat di rumah sakit, ia memiliki dua orang anak, dan pekerjaan sehari-harinya adalah seorang konselor.

Pelan tapi pasi, Stella berhasil mengungkap siapa dalang pembunuhan berantai yang mengicar wanita profesional di Belfast. Apalagi setelah Spector melakukan kesalahan fatal saat ia hendak menghapus jejaknya.

Apakah Stella akan berhasil mengumpulkan bukti-bukti yang bisa menjerat Spector, mampukah Stella mengungkap motif dan modus operandi yang dilakukan Spector?

00.
Grey Jamie Dornan sebagai Paul Spector dan bintang X-Files, Gillian Andreso sebagai Stella Gibson.

Film series sudah berjalan 3 musim ini menawarkan jalan cerita yang lambat, dengan plot-plot tambahan yang tidak akan kalian pikir akan sangat berpengaruh untuk jalannya plot utama cerita. Kisah ini penuh dengan kejutan, kau tidak akan bisa menebak apa yang akan terjadi di episode berikutnya.

Seiring dengan berjalannya cerita kita akan melihat masa lalu Spector saat masih remaja yang sangat berpengaruh dengan masa dewasanya.
— —
Dari film ini kita mendapatkan gambaran bahwa seorang pelaku kekerasan bisa bersembunyi di balik kehidupan normal, dimana orang-orang terdekatnya tidak akan menyadari. Kehidupan keseharian seorang pembunuh bayaran tidak berbeda jauh, ia manipulatif dan seseorang yang sabar.

Selain itu, anak-anak yang besar dil dalam ‘sistem negara’/panti asuhan lebih rentan untuk terekspose pengaruh negatif karena ‘pengawasan orang tua’ tidak berjalan normal, tidak ada ‘ikatan emosional/darah’ yang membuat orang ‘sepeduli’ itu dengan perkembangan anak-anak di panti asuhan.

Jika kalian menikmati film dengan tempo lambat, film ini cocok untuk kalian.
Penulis memberikan nilai 4/5 untuk film ini.
Selamat menonton.

Advertisements

MINDHUNTER (2017 – )

Jika kalian menikmati menonton Criminal Minds pastinya kalian tidak asing dengan istilah Behavioral Analysis Unit (BAU), Criminal MInds membawa kita menelusuri bagaimana Federal Bureau of Investigation mengindentifikasi pelaku kejahatan.

Tidak berbeda jauh dengan Criminal Minds, MINDHUNTER juga membawa kita menelusuri aktivitas BAU diawal masa pembentukannya, MINDHUNTER membawa kita menelusuri bagaimana FBI membentuk BAU, bagaimana FBI membentuk protokol-protokol penyelidikan, istilah, pengidentifikasian para pelaku.

MINDHUNTER mengambil setting di tahun 1977 dimana psikologi kriminal dan profiling pelaku kriminal merupakan hal baru bagi FBI. Dua spesial agen FBI, Holden Ford (Jonathan Groff) and Bill Tench (Holt McCallany) serta konsultan FBI, Dr. Wendy Carr (Anna Torv) Profesor di Boston University bekerja sama untuk mewawancari pelaku kriminal berat untuk memahami bagaimana mereka berpikir dan mengaplikasikannya kepada kasus kriminal yang sedang berjalan.

01.
Special Agent Holden Ford (Jonathan Groff), konsultan FBI, Dr. Wendy Carr (Anna Torv) dan Special Agent Bill Tench (Holt McCallany)

Tempo lambat dan banyak berbicara, itulah kesan pertama penulis ketika menonton MINDHUNTER. Cobe saja perhatikan opening sequence MINDHUNTER yang memperlihatan seseorang sedang menyiapkan tape recorder untuk merekam wawancara!, bukankah itu petanda bahwa film ini akan penuh dengan percakapan tanpa henti!

Jika kalian mencari unsur action di dalam film ini, kalian tak akan pernah menemukannya (setidaknya sampai di season 1), yang kalian temukan adalah adu argumen intelek antara tokoh untuk menentukan pola, istilah, yang bisa dipakai untuk mengklasifikasikan atau mengelompokan perilaku para pelaku kriminal.

02.
Proses wawancara pelaku kriminal

Diluar cerita pekerjaan FBIpun tak jauh berbeda, kekasih Holden Ford (Jonathan Groff) yang bernama Deborah “Debbie” Mitford (Hannah Gross) merupakan mahasiswa pasca sarjana yang mendalami ilmu sosiologi di University of Virginia, percakapan merekapun tak jauh-jauh dari debat intelektual mengenai apa yang mereka dapati di kehidupan masing-masing.

Dengan rating film untuk +16, film ini tidak ragu untuk menampilkan “gambar-gambar vulgar” dari para pelaku kejahatan. Kasus-kasus yang dimuat dalam film ini juga tidak sembarangan dan semuanya bermuara kepada aktivitas seksual.

Jika kalian mahasiswa psikologi atau lulusan psikologi pasti akan sangat menikmati film ini!

Selamat menonton!

 

Designated Survivor (2016 – )

“When Minorities get a spotlight”

Jika kalian menonton ‘House of Card’, pastinya kalian tidak akan kecewa untuk mengikuti film seri ini, karena Designated Survivor menawarkan dimensi baru dalam film drama politik Amerika Serikat.

‘House of Card’ membawa kita menyelami ‘kotor’nya politik di Amerika, bagaimana ambisi seseorang bisa membuatnya buta dan menggunakan segala cara untuk meraihnya, sedangkan ‘Designated Survivor’ membawa kita ke dimensi khayalan dalam politik dimana transparansi dinomor satukan serta menitikberatkan kepada kepentingan kaum minoritas.

‘Designated Survivor’ diproduksi pada 2016, film ini bercerita mengenai pergulatan kehidupan politik di Gedung Putih pasca serangan terorisme yang menghancurkan Capitol Hill dimana serangan tersebut menewaskan presiden, wakil presiden, kabinetnya serta seluruh anggota kongres.

ITALIA RICCI, KIEFER SUTHERLAND, KAL PENN
Emily Rhodes (Italia Ricci), Thomas Kirkman (Kiefer Sutherland) dan Seth Wright (Kal Penn) (ABC/Ben Mark Holzberg)

Thomas Kirkman (Kiefer Sutherland) yang menjabat Secretary of Housing and Urban Development yang ditunjuk sebagai Designated Survivor sebelum peristiwa itu terjadi, status itulah yang membuatnya langsung diangkat menjadi Presiden Amerika Serikat yang baru.

Kirkman memiliki tugas berat untuk menjalankan kembali roda pemerintahan pasca serangan terorisme tersebut, ia harus menyusun kembali lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif Amerika Serikat.

Ia menemui banyak tantangan dalam membentuk kembali pemerintahan, ditambah lagi Kirkman juga harus mengusut siapa dalang di balik pengeboman Capitol Hill dan mengurus politik luar negeri Amerika Serikat dimana ia harus menyakinkan sekutu-sekutunya bahwa Amerika Serikat masih kuat.

Mampukah Kirkman memenuhi tugasnya? Sebagai presiden dimasa-masa tersulit Amerika Serikat.

MAGGIE Q, MALIK YOBA
Hanna Wells (Maggie Q) dan Jason Atwood (Malik Yoba), memimpin investigasi peledakan Capitol Hill (ABC/John Medland)

Film yang diproduksi oleh ABC ini telah memasuki season ke-2 di tahun 2017. Walaupun mendapatkan penilaian baik di beberapa situs, ‘Designated Survivor’ tidak lepas dari komentar-komentar negatif.

Film ini menawarkan panggung bagi para kaum minoritas. Presiden Kirkman diceritakan terafiliasi sebagai politikus non-partisipan yang tidak terikat oleh Partai Demokrat ataupun Partai Republik. Kirkman hanyalah seorang dosen yang diminta menjabat Secretary of Housing and Urban Development oleh presiden.

Istrinya, Alexandra Kirkman (Natascha McElhone) bekerja sebagai seorang pengacara imigran, sebuah isu yang sangat di Amerika Serikat. Selain itu, Alex merupakan keturunan imigran dari Prancis yang merantau ke Amerika Serikat.

Aaron Shore (Adan Canto), Kepala Staf Kepresidenan merupakan seorang berdarah Spanyol. Seth Wright (Kal Penn) merupakan White House Press Secretary berkulit hitam berdarah India.

ADAN CANTO
Aaron Shore (Adan Canto) yang menjabat Kepala Staf Kepresidenan, awalnya ia ragu dengan kemampuan Kirkman, seiring berjalannya waktu ia menilai bahwa Kirkman adalah orang yang tepat memimpin Amerika Serikat menuju pemulihan pasca penyerangan.                           (ABC/Ben Mark Holzberg)

Beberapa karakter utama juga berasal dari kaum minoritas, seperti Lamonica Garret yang berperan sebagai Mike Ritter dan Maggie Q yang berperan sebagai Hannah Wells merupakan anggota FBI berdarah Tiongkok.

Sedangkan disisi legislatif kita disajikan bahwa banyak kaum muda yang menjadi senator, semangat kaum pemuda ini diharapkan bisa membawa perubahan bagi Amerika Serikat.

Plot cerita yang diangkat juga banyak mengambil inspirasi dari peristiwa nyata, seperti sengketa kaum imigran di Amerika Serikat, penyergapan Osama bin Laden, serta kekerasan antara rasial.

Kaum kulit putih yang “dominan” di layar kaca, “dilucuti” disini, Designated Survivor berani mengangkat “kepentingan minoritas” di atas “Kaum Mayoritas”

04.
Tak pernah terpikir oleh Kirkman akan menjadi Presiden Amerika Serikat karena ia ditunjuk sebagai Designated Survivor

—-

Designated Survivor menyajikan cerita yang multi dimensi dari pemimpin Amerika Serikat, meyajikan kisah manuver-manuver politik, juga aksi laga dalam memberantas terorisme, serta rasa kemanusiaan.

Film ini sangat layak untuk ditonton
Selamat menonton!

Table’s Chef : France (2016)

Gastronomi, mungkin kata-kata ini tidak akrab buat telinga kita, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) gastronomi memiliki arti seni menyiapkan hidangan yang lezat-lezat; tata boga.

Kata ‘seni’ inilah yang membuat perbedaan diantara juru masak, rasa ‘seni’ seorang juru masak termanifetasikan dengan jelas di setiap karyanya.

Table’s Chef : France merupakan film dokumenter spin-off dari film televisi Table’s Chef di Netflix sejak April 2015. Film dokumenter ini yang hanya terdiri dari empat episode ini mengangkat kisah empat juru masak asal Prancis yang restorannya mendapatkan status “Michelin Star Restaurant”.

Setiap kisah yang diangkat memiliki keunikan sendiri-sendiri. Pada episode pertama diangkat kisah mengenai Alain Passard juru masa dan pemilik restoran L’Arpège di Paris, Prancis yang memiliki tiga bintang Michelin.

Kisah pertama yang diangkat adalah pergulatan Alain Passard di dapurnya, tepatnya pada 2001 dirinya kehilangan gairah untuk memasak daging, timbul rasa enggan untuk mengolah karena memikirkan perasaan hewan-hewan yang harus dikorbankan demi memuaskan selera makan seorang manusia.

01.
Alain Passard

Iapun mulai memperkenalkan masakan vegetarian di restorannya dan menghapus seluruh menu menggunakan daging dari daftar menunya, padahal kuliner Prancis sangat menjunjung tinggi daging dalam setiap masakannya. Pada akhirya, ia kembali menyajikan menu daging walaupun dalam jumlah yang sedikit.

Alain Passard juga memiliki kebun sayur manyur sendiri untuk memastikan bahan mentah yang ia dapatkan sesuai untuk masakan di restorannya.

Kisah kedua yang diangkat adalah kisah Alexandre Couillon juru masak dan pemilik restoran La Marine di Noirmoutier-en-l’Île di Prancis. Sebuah restoran berbintang dua yang mengubah wajah Noirmoutier-en-l’Île.

02.
Alexandre Couillon

Dibesarkan dalam keluarga pengelola restoran, memasak menjadi hal yang tidak asing bagi Alexandre Couillon, sebagai daerah wisata yang terpencil, Noirmoutier-en-l’Île hanya ramai pada musim-musim tertentu padahal bisnis restoran membutuhkan pasar yang berkesinambungan.

Setelah mengambil alih restoran tersebut, Alexandre Couillon bertaruh dengan nasib, kerja kerasnya terbayar ketika La Marine mendapatkan bintang. Pelan tapi pasti, wisatawan datang kesana tidak hanya pada musim libur, tetapi untuk makan di restoran La Marine.

Fusion cuisine menjadi tema ketiga, Adeline Grattard, koki perempuan di Kota Paris berusaha mengabungkan antara masakan Prancis dengan masakan Tiongkok.

Di restorannya, Yam’Tcha,ia tidak hanya menyajikan anggur sebagai minuman tetapi juga teh. Kolaborasi antara barat dan timur ini adalah pengaruh langsung dari suaminya yang berasal dari Tiongkok.

03.
Chi Wah Chan dan Adeline Grattard

Adeline Grattard diajak suaminya untuk berkunjung ke Hong Kong, disana ia mendapatkan inspirasi untuk makanan di restorannya. Perjuang kerasnya bersama suaminya, Chi Wah Chan berbuah hasil, Yam’Tcha mendapatkan bintang satu dari Michelin.

Kisah terakhir datang dari restoran yang paling berpengaruh di Prancis. La Maison Troisgros dengan kokinya, Michel Troisgros. Restoran ini sudah beroperasi sejak 1930 dan merupakan salah satu restoran terlama yang menerima bintang Michelin.

Michel Troisgros merupakan generasi ketiga pengelola restoran ini, ia mewarisinya dari ayah dan pamannya The Troisgros Brothers (Pierre and Jean Troisgros). The Troisgros Brothers berhasil membawa restoran ini ke puncak kejayaannya dan salah satu menu yang terkenal adalah Salmon and Sorrel. Sebuah masakan yang mengawali evolusi kuliner Prancis.

04. Michel_Troisgros-e1442520392370
Michel Troisgros

Mewarisi ‘kerajaan’ dari orang tua membuat Michel Troisgros selalu dibanding-bandingkan dengan ayahnya. Iapun berupaya sekuat tenaga untuk keluar dari bayang-bayang ayahnya, salah satu caranya dengan menghapus menu Salmon and Sorrel.

—-

Memasak merupakan sebuah seni, setiap juru masak memiliki karakter tersendiri dalam mengekspresikan dirinya lewat hidangan yang ia masak.

Jadi, jangan ragu untuk mengepresikan dirimu lewat masakan.

Selamat menonton!!

Story of Diana (2017)

Walaupun sudah banyak karya yang membahas mengenai Mendiang Princess Diana tetapi baru kali ini penulis menonton film dokumentasi mengenai Beliau.

Film berjudul The Story of Diana dipublikasikan dalam menyambut 20 tahun mangkatnya Putri Diana, film ini merupakan film berdurasi empat jam yang diproduksi bersama oleh ABC dan Majalah People. Film dokumenter ini dibagi menjadi dua bagian.

03.

Yang menarik dari narasi film banyak menekankan penjelasan mengenai hubungan antara Putri Diana dengan media massa di Inggris, terutama tabloid mingguan. Selain menghadirkan narasumber dari wartawan atau editor tabloid, film ini juga menampilkan wawancara dengan mantan supir Putri Diana, desainer baju pengantin Diana, piha-pihak lainnya serta saudara laki-laki Diana, Charles Spencer.

Narasi film ini akan membawa kita dari masa kanak-kanak Putri Diana, bagaimana pertemuan Putri Diana dengan Pangeran Charles, pernikahannya, tugas-tugas kerajaan yang harus Beliau pikul, kisah kelahiran anak-anaknya, renggangnya hubungannya dengan Pangeran Charles, perceraiannya serta kisah pilu kematiannya dan proses pemakamannya.

Kisah-kisah itu diselingi dengan cerita mengenai hubungan Putri Diana dengan media massa. Bagaimana seorang Putri Diana secara perlahan tapi pasti menjadi begitu penting buat insan press, bagaimana Putri Diana menjadi ‘dewasa’ bersama press dan bagaimana daya tariknya itulah yang membuatnya kehilangan nyawanya.

05.

Sosok Putri Diana ibarat oase di monarki Kerajaan, Putri Diana berani membuat gebrakan, ia menjadi sosok yang dekat dengan rakyat, sosok putri yang tidak takut untuk berbaur dengan masyarakat biasa.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pengalaman masa kecil Putri Diana yang kurang membahagiakan membuatnya menjadi sosok yang penuh cinta kasih, penuh dengan rasa kasih sayang untuk sesamanya. Kebutuhan itulah yang berusaha dipenuhi Diana untuk kedua anaknya, Pangeran William dan Pangeran Henry.

Film ini juga membuat narasi mengenai penyebab perceraian Putri Diana dengan Pangeran Charles, karena pernikahan ini sudah salah dari awal. Perbedaan usia yang begitu jauh, serta masih adanya wanita dari masa lalu Pangeran Charles membuat pernikahan mereka bubar.

Kesalahan bukan hanya dilakukan oleh Pangeran Charles yang terus berhubungan dengan Camilla, Diana yang merasa ‘dijauhi’ oleh Pangeran Charlespun mencari perhatian dan cinta dari pria lain. Rekaman percakapan keduanya bocor ke media yang membuka jalan untuk menuju perceraian.

02.
Saudara laki-laki Putri Diana, Charles Spencer yang merupakan salah satu narasumber untuk film dokumenter ini

Sejak bercerai, kepopuleran Putri Diana tidaklah surut. Putri Diana aktif berkampanye untuk berbagai badan amal di dunia, ia terus berkeliling dunia seperti ke India dan Afrika untuk menolong masyarakat yang kurang beruntung.

Tetapi, buat media hal yang menarik adalah siapa pasangan Putri Diana selanjutnya? apalagi Pangeran Charles secara terang-terangan menunjukan bahwa Camilla merupakan pasangan barunya.

Suka tidak suka, keberadaan Putri Diana menjadi magnet bagi para jurnalis dan/atau fotografer lepas karena media bersedia membeli fotonya dengan harga yang sangat mahal. Hal itulah yang membuat paparazi berlomba-lomba untuk berburu fotonya.

04.
Foto Paparazi saat Putri Diana menikmati waktu santainya bersama kekasihnya, Dodi Fayed

Media yang membesarkannya, mediapun yang mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Mangkatnya Putri Diana begitu tiba-tiba, Putri Diana meninggal karena kecelakaan lalu lintas di Paris, Perancis saat berusaha menghindari paparazi yang berburu fotonya. Ia tewas bersama dengan kekasihnya Dodi Fayed.

Sebagai sosok yang dicintai, kematian Putri Diana meninggalkan duka yang mendalam, tetapi bagi media massa, kematian Putri Diana menjadi ‘serangan balik’ atas praktik berlebihan. Tabloid-tabloid di Inggris dianggap bertaggung jawab atas kematian Putri Diana.

01.

Kehadiran Putri Diana sebagai bagian dari keluarga kerajaannya sampai dengan pemakamannya mendapatkan liputan media yang masif. Putri Diana menjadi ikon global yang tidak terbantahkan.

Putri Diana dibesarkan oleh Media, lewat media iapun menginspirasi banyak orang untuk melakukan perubahan di dunia.

Seiring berjalannya waktu, kita menyadari bahwa Putri Diana dan media memiliki hubungan yang saling menguntungkan.

Selamat Menonton!!

Link : http://abc.go.com/shows/the-story-of-diana

OZARK (2017)

Netflix sebagai platform media hiburan selalu menawarkan hal baru dalam ide cerita, salah satu film Netflix yang menjanjikan adalah Ozark, film yang diluncurkan pada 21 Juli 2017 ini cukup mencuri perhatian.

Masih ingatkah kalian pada 2008 kita menikmati Breaking Bad sebagai salah satu film favorit kita, kisah mengenai guru kimia yang ‘nyambi’ menjadi pembuat kristal meth amatir untuk membiayai pengobatannya, perlahan tapi pasti kristal buatan Walter White dan ia mendapatkan banyak keuntungan. Iapun membeli tempat mencuci mobil sebagai tempat ‘mencuci uang’ hasil kegiataan melanggar hukum.

Jika dibandingkan dengan Breaking Bad, alur cerita OZARK lebih berfokus kepada seorang penasehat keuangan bernama Martin Byrde (Jason Bateman) yang ‘nyambi’ menjadi mencuci uang hasil penjualan kartel narkoba asal Meksiko. Bersama rekan dan sahabat karibnya Bruce Liddell (Josh Randall), mereka menggunakan firma investasi untuk mencuci uang tersebut.

01.
Bryde dan Del Rio

Bekerja dengan ‘dunia hitam’ bukanlah tanpa risiko, ada beragam kode etik yang harus dipatuhi, salah satunya adalah bersikap jujur dan tidak menusuk dari belakang. Bruce Liddell (Josh Randall) ternyata tidak bisa menjaga hal itu, ia mencuri uang dari kartel narkoba, yang berujung pada kematian dirinya.

Byrde hampir bernasib sama, beruntung ia selamat dan bisa melobi Camino Del Rio (Esai Morales) untuk mengampuni nyawanya dengan imbalan Byrde harus mengembalikan uang yang dicuri rekannya.

02.
Martin dan Wendy

Mampukah Byrde memenuhi janjinya?, bagaimana keluaga Byrde menerima keputusannya untuk pindah ke Chicago ke Missouri? Bahaya apa yang akan menunggu Byrde di tempat barunya?

=====

Film mengenai kriminal selalu menyenangkan, tetapi tak banyak film yang membahas ‘pelengkap’ para pelaku kriminal seperti bagaimana pengedar narkoba mencuci uangnya. Ozark membuka sedikit ‘fakta-fakta’ mencuci uang yang baik, istilah yang tepat adalah ‘Money Laundring 101’.

 

Ozark membuat kita menjadi tertarik dengan dunia pencucian uang, mengundang kita untuk mendalami salah satu bagian terpenting dari ‘white collar crime ini’.

Yang membuat film ini kuat adalah kejutan-kejutan yang tidak terduga. Ketika kalian memutuskan untuk menebak alur film ini seperti satu garis lurus, kalian akan salah! Banyak lika-liku jalan cerita yang membuat kalian akan terus terpaku di depan layar.

04.
Ruth banyak membantu Martin dalam mencuci uangnya

Disini kau bisa melihat cerita perjuangan seorang wanita berusia 19 tahun bernama Ruth Langmore (Julia Garner), seorang penjahat kecil yang secara tidak sengaja masuk ke dalam operasional pencucian uang. Kau akan melihat bagaimana dilema yang dialami Ruth ketika ia harus memutuskan apakah tetap menjadi sekutu Bryde dengan mengelola strip club yang dibelinya sebagai tempat pencucian uang atau membunuhnya dan membawa kabur uang Bryde.

Kalian juga akan menemukan tokoh polisi berorientasi seksual sesama jenis bernama Roy Petty (Jason Butler Harner) yang berupaya untuk menangkap Byrde dan Del Rio, ia sedikit kehilangan fokus setelah menemukan seorang pria disana.

====

Melihat sisi dilematis Byrde membuat penulis memahami berbahayanya bersentuhan dengan ‘dunia hitam’, Byrde harus melakukan segala cara dan upaya agar menjamin keluarganya selamat, tak peduli apakah keputusan yang dia ambil itu mempengaruhi orang lain atau tidak.

Byrdepun rela untuk menjadi ‘tumbal’ untuk keselamatan istri dan sepasang anaknya. Walaupun jika ia harus mati ditangan kartel narkoba.

Penulis berharap, jika kalian tertarik untuk menonton ini kalian tidak akan terinspirasi untuk mempelajari money laundring.

Selamat menonton!!

13 Reasons Why

“Jika kau berpikir bahwa bunuh diri akan menyelesaikan masalah,
kau salah besar!, bunuh diri akan mendatangkan banyak masalah baru.
Bunuh diri merupakan cara mudah untuk melarikan diri!”

Kehidupan remaja memang penuh dengan tantangan, saat remaja menjadi sebuah masa dimana seorang individu melakukan pencarian jati diri, jati diri inilah yang akan sangat berpengaruh kepada masa dewasa setiap orang.

Masa-masa sekolah menengah bisa menjadi pengalaman yang sangat berat bagi seseorang, terutama jika kau termasuk individu yang tidak populer, kau termasuk orang yang menjadi korban bullying, kau pasti akan merasa sendirian, tidak memilikik pasangan atau sahabat yang mendukungmu, sehingga kau merasa bahwa dunia seolah tidak adil kepada dirimu.

Banyak orang yang bisa bertahan dan berjuang melewati masa-masa tidak menyenangkan seperti itu, tetapi ada pula menyerah. Pilihan mereka adalah dengan pindah dari sekolahnya atau mengakhiri hidup sebagai jalan pintas.

01.
Hannah Baker, siswi Liberty High School yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri

Itulah yang dilakukan oleh Hannah Baker (Katherine Langford), ia memilih mengakhiri hidupnya karena tekanan dan perlakuan yang ia dapatkan dari teman-teman dan lingkungannya saat bersekolah Liberty High School.

Kematiaan Hannah Baker menguncang semua orang, salah satu siswa yang paling terguncang adalah Clay Jensen (Dylan Minnette), Clay merupakan rekan kerja paruh waktu Hannah, Clay juga menyukai Hannah. Betapa terkejutnya Clay, ketika ia menerima paket dari Hannah berisi rekaman suaranya yang menjelaskan mengapa ia bunuh diri.

Iapun mulai mendengarkan rekaman suara tersebut, dimana setiap rekaman suara tersebut ditunjukan untuk nama-nama tertentu, dari rekaman tersebut, Clay mulai memahami mengapa Hannah membunuh dirinya sendiri, dan Clay secara perlahan-lahan berusaha mengonfrontasi dengan nama-nama yang di sebut Hannah.

02.
Clay Jensen (Dylan Minnette) memeriksa rekaman yang ditinggalkan oleh Hannah

Kasus bunuh diri Hannah semakin rumit, ketika orang tua Hannah mengajukan gugatan resmi ke sekolah Hannah untuk meminta pertanggungjawaban sekolah karena gagal dalam mengindentifikasi bahwa Hannah mempunyai keinginan untuk bunuh diri.

Bunuh diri bukanlah pilihan yang harus diambil seseorang dalam menghadapi masalah, apapun itu. Kebangkrutan, hutang, pelecahan seksual, perkosaan, komentar rasis bukanlah akhir dari dunia. Meskipun berat, kau pasti mampu untuk melewatinya.

13 Reason Why merupakan film yang diangkat dari novel terbitan 2007 dengan judul yang sama karya Jay Asher. Film ini mengambarkan secara jelas, bagaimana runtuhnya reputasi seseorang bisa membuatnya memutuskan untuk bunuh diri.

Perkembangan teknologi dan sosial media memiliki peran yang sangat erat dalam membangun dan meruntuhkan reputasi seseorang di sekolah. Bagaimana sebuah gosip ataupun foto yang tersebar secara viral akan mampu memukul seseorang begitu keras, dan membuatnya depresi.

Apa yang dialami Hannah adalah dirinya terisolasi dari kehidupan sosial setelah sahabat karibnya pindah ke luar kota, ia kehilangan tempat dimana ia bisa bercerita secara bebas apa yang ia alami dan rasakan.

03.
Alex Standall (Miles Heizer), Jessica Davis (Alisha Boe), Justin Foley (Brandon Flynn) dan Zach Dempsey (Ross Butler). Mereka berempat merupakan orang-orang yang disinggung Hannah di rekamannya

Mendapatkan teman baru di masa sekolah bukanlah perkara mudah, Hannah mencobanya, dan ia berkawan dengan dua siswa baru di Liberty High School bernama Jessica David (Alisha Boe) dan Alex Standall (Miles Heizer), tetapi kelompok mereka tidak bertahan lama karena Jessica dan Alex berpacaran, ketika mereka putus, Jessica menyalahkan Hannah sebagai penyebabnya.

Pengkhianatan serta olok-olok menjadi pengalaman yang terus-terus dialami oleh Hannah, namanya pernah masuk ke dalam kategori ‘Siswa dengan Bokong Terindah’, status ini membuat Hannah tertekan karena ia menjadi sasaran catcalling oleh para siswanya, bahkan karenanya ia sempat mengalami pelecehan seksual dari siswa-siswa populer di sekolahnya.

Ketika ia mencoba untuk mendapatkan teman baru, ia merasa selalu gagal, pertemannya dengan Courtney Crimsen (Michele Selene Ang) berantakan karena foto mereka sedang bercumbu yang diambil oleh Tyler Down (Devin Druid) tersebar luas, karena takut reputasinya jatuh Courtnery memutuskan hubungan dengan Hannah.

Clay, seseorang yang Hannah sukapun tidak mampu mencegahnya untuk bunuh diri. Clay dan Hannah merupakan rekan kerja paruh waktu, mereka lebih banyak beinteraksi di tempat kerja dibandingkan di sekolah.

Clay pribadi yang pemalu sehingga, Clay tidak berani untuk menyatakan perasaannya pada Hannah, jikalau Clay lebih berani Hannah tidak akan sendiri melalui hari-hari beratnya sendirian, setidaknya Hannah memilii seseorang dimana ia bisa bergantung dan bercerita mengenai semua masalahnya.

—-

04.
Bryce Walker (Justin Prentice), seorang siswa populer yang menjadi penyebab Hannah bunuh diri

Film ini memberikan gambaran yang jelas dan nyata mengenai beragam tindakan bullying yang menimpa para siswa termasuk gambaran eksplisit mengenai tindakan pelecahan seksual selain itu, film juga memberikan gambaran bahwa bersikap tertutup secara perlahan-lahan akan membunuh seseorang secara perlahan.

13 Reason Why akan memberikan gambaran kerasnya kehidupan remaja di sekolah, sebagai seorang orang tua film ini akan memberikan masukan berharga bagaimana menghadapi remaja dan pergaulannya.

Selamat Menonton!