[Bekasi] Rute Angkot yang Tidak Bertambah

Disalah satu sudut kota Bekasi, penulis melihat fenomena ini…

Salah satu tugas pemerintah adalah menyiapkan sarana dan prasarana untuk masyarakatnya, salah satunya adalah sarana transportasi publik tetapi, apakah menurut kalian pemerintah sudah baik dalam mempersiapkan itu?

Jika kita berbicara Jakarta, pemerintahan sekarang sedang menyiapkan sarana itu semaksimal  mungkin walaupun terlambat. Pembangunan MRT dan pengembangan TransJakarta untuk lalu lintas intra ibu kota serta pembangunan LRT sebagai sarana penghubung menuju/ke ibu kota. Usaha-usaha tersebut dilakukan untuk mengurangi angka kemacetan dengan cara mengajak masyarakat menggunakan kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi.

ahok-jokowi-1
Pembangunan MRT di Jakarta di mulai saat masa pemerintahan Jokowi dan Ahok

Pertanyaan selanjutnya apakah hal tersebut berhasil? nyatanya belum, kemacetan lalu lintas belum berkurang walaupun angka masyarakat yang menggunakan transportasi publik naik. Lantas, apa yang kurang?

Menurut penulis, hal ini tidak lepas dari tidak banyak bertambahnya rute-rute atau trayek baru transportasi umum padahal pembangunan ekonomi mendorong banyak pembangunan kantung-kantung pemukiman baru, masyarakat yang tinggal disana tentunya butuh transportasi umum dengan rute baru untuk membawanya ke pusat kegiataan ekonomi.

Sepertinya pemerintah agak abai menyiapkan transportasi umum dengan trayek baru karena masih terlalu sibuk dengan revitalisasi rute lama yang tak kunjung selesai, sehingga pada akhirnya masyarakat membeli kendaraan pribadi (minimal motor untuk mengantarnya menuju stasiun/terminal terdekat) untuk sebagai sarana transportasinya.

Odong-Odong Di Pinggir Kali

Salah satu pembangunan besar di Bekasi adalah Summarecon Mall Bekasi (SMB), SMB menarik banyak pengunjung, apalagi di sekitar kawasan SMB juga dibangun beragam kawasan kuliner yang menawarkan beragam jenis kuliner.

Hal ini berimbas pada tumbuhnya volume kendaraan yang menuju kawasan SMB yang juga menyebabkan banyak orang berusaha mencari rute alternatif menuju SMB diluar rute utamanya. Salah satu rute alternatif menuju SMB adalah melewati Jln. Kalibaru Timur Bekasi – Jln. Pangeran Jayakarta – Jln. Inspeksi Air Bekasi, ketiga jalan ini berdampingan dengan saluran irigasi Kota Bekasi.

odong-odong-kereta-mi-lain-lain-614818
Keamanan penggunaan odong-odong diragukan, apalagi ketika memuat banyak penumpang

Terdapat banyak pemukiman yang terletak di kedua sisi jalan, tetapi jalan tersebut tidak dilalui sama sekali oleh angkutan umum. Beberapa orang jeli melihat situasi ini, merekapun akhirnya menyediakan layanan angkutan umum di rute tersebut.

Terdapat dua jenis kendaraan yang melayani rute tersebut, kendaraan pertama adalah odong-odong kereta motor, sebuah kereta beroda yang digerakan oleh sepeda motor. Satu rangkaian terdiri dari satu kepada dan empat gerbong, setiap gerbong berkapasitas empat orang. Kendaraan ini melaju sangat lambat dan sering kali mengganggu arus kendaraan terutama ketika jam-jam sibuk ataupun akhir pekan. Odong-odong tidak memiliki sama sekali lampu rem ataupun lampu sein, sehingga sangat membahayakan keselamatan pengendara di jalan.

Kendaraan kedua adalah motor roda tiga berbak dan beratap, motor ini sebenarnya diperuntukan untuk mengangkut logistik atau barang tetapi dimodifikasi sehingga memiliki bangku di baknya serta di samping pengemudi, selain itu ditambahkan pula atap untuk meningkatkan kenyamanan para penumpang. Motor roda tiga ini memiliki fitur keamanan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan odong-odong.

odong-odong-2
Tidak berbeda jauh dengan odong-odong, faktor keselamatan penggunaan motor roda tiga berbak ini juga meragukan

Miris bukan? Pertama pemerintah tidak mampu menyediakan rute transportasi umum yang merata, kedua kendaraan umum seperti odong-odong dan motor beroda tiga pastinya tidak di uji KIR untuk memastikan kelayakan, ketiga ketidakhadiran pemerintah ini pada akhirnya mendorong pembelian kendaraan pribadi.

Seharusnya jangan puas dengan meminta perbaikan sarana dan prasarana transportasi publik, kita harus meminta lebih, minta pemerintah untuk menambahkan kan mengevaluasi rute yang ada.

Ditulis oleh seorang pengendara yang selalu terhambat karena odong-odong melaju sangat lambat

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s