Catatan Si Pengguna Commuter Line (2) – Gagap Transportasi Publik

Berbondong-bondong orang menggunakan sarana transportasi publik berupa commuter line, tetapi mereka masih gagap bertransportasi publik yang baik, sering kali mereka bertindak seakan-akan transportasi publik ini milik pribadi, bukan milik bersama.

Dimana kau dapat menemukan hal itu?

Cobalah untuk mengamati perilaku-perilaku penumpang saat naik/turun di stasiun besar seperti Stasiun Bekasi ataupun Stasiun Manggarai? Terutama di akhir pekan/libur nasional, saat sebagian besar penumpang adalah orang-orang yang baru mencoba naik kereta api.

Peringatan untuk “Dahulukan Penumpang yang Turun” seakan tidak pernah didengar, penumpang bernafsu untuk sesegera mungkin mendapatkan tempat duduk yang nyaman, mereka tidak peduli dengan sekitarnya, mereka hanya peduli soal bagaimana mereka mendapatkan tempat duduk.

02. Berebut Naik Kereta
Padatnya penumpang kereta api

Demikian pula ketika mereka naik ke dalam kereta, seakan kaki mereka berat untuk sekedar pindah ke bagiann dalam gerbong, mereka lebih memilih untuk berada di dekat pintu, dengan maksud untuk bisa segera keluar dari gerbong saat mereka sampai di stasiun tujuan mereka. Sering kali pula, ada orang-orang yang ‘kokoh’ berdiri di depan pintu, padahal keberadaannya mengganggu arus keluar orang-orang.

Mereka tidak paham bagaimana caranya berlaku di kereta.

Masalah paling klasik adalah masalah kursi prioritas, sering kali kita melihat orang-orang yang tidak berhak menempati kursi itu. Kalau kereta memang sepi tak mengapa, kalua kereta padat? Kemanakah empati mereka.

Perilaku-perilaku itu merupakan buah dari pemikiran kepemilikan pribadi terhadap transportasi publik, mereka lupa bahwa kereta itu milik bersama, ada beragam peraturan yang dibuat agar para penumpang merasa aman dan nyaman. Mungkin mereka masih terbawa-bawa semangat individual, semangat yang muncul ketika seseorang membeli kendaraan pribadi seperti mobil atau motor.

Peduli dengan sekitarmu, karena kereta milik bersama.

Terinspirasi padatnya Commuter Line, baik hari kerja maupun akhir pekan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s