Trumbo (2015)

Trumbo merupakan sebuah film drama-biografi mengenai kehidupan Dalton Trumbo (Bryan Cranston), seorang penulis skenario Amerika Serikat yang dikucilkan dan dipenjara dikarenakan pandangan politiknya.

trumboposter

Film ini mengambil latar kehidupan Dalton Trumbo pada saat perang dingin antara blok barat dan timur berlangsung, Dalton menempatkan dirinya sebagai seorang yang beraliran politik komunis. Tentunya, pandangan politiknya itu memberikan presenden buruk untuk dirinya, apalagi saat itu Amerika Serikat tengah dilanda kampanye propaganda negatif dari pemerintah mengenai komunis.

Pandangan politiknya membawa Dalton Trumbo dipanggil oleh kongres atas tuduhan bahwa Dalton Trumbo dan rekan-rekannya menggunakan film untuk merusak demokrasi dan mengkhianati negara.

Tuduhan-tuduhan tersebut serta tekanan-tekanan dari berbagai pihak membuat Dalton Trumbo tidak bisa berkutit, iapun sempat dipenjara, dan kehilangan pekerjaan, iapun dimasukan ke dalam daftar hitam, tidak ada studio film yang mau menerima naskah film atas namanya.

Dalton Trumbo cerdik, karena tidak mungkin namanya ada di naskah ia memutuskan menggunakan nama orang lain atau menggunakan nama alias untuk naskah-naskah yang ia tulis,ia mengunjungi salah satu produser film kelas B, Frank King (John Goodman) untuk menjual naskahnya, Frank menyukainya, akhirnya Dalton Trumbo banyak bekerja untuk Frank baik untuk memberinya naskah baru ataupun melakukan penulisan ulang naskah-naskah yang sudah ada.

Dengan cara bekerja seperti itu, dua naskah Dalton Trumbo mendapatkan penghargaan piala Oscar, Dalton mendapatkan piala Oscar atas naskanya untuk film berjudul ‘Roman Holiday’ dan ‘The Brave One’. Daltonpun harus rela tidak menerima penghargaan tersebut karena ia masih termasuk dalam daftar hitam.

Tetapi rumor mengenai keterlibatan Dalton Trumbo di film-film tersebut berhembus dengan kencang, rumor itu membuka jalan bagi Dalton Trumbo untuk keluar dari daftar hitam. Dua orang sutradara terkenal yaitu Stanley Kubrick dan Otto Preminger memintanya secara personal untuk menulis naskah film yang akan memuat namanya sebagai penulis naskah di film tersebut.

Dalton Trumbopun sepakat untuk mengerjakan dua naskah tersebut. Pengakuan namanya oleh dua sutradara terkenal itu membuka pintu bagi Dalton Trumbo untuk diterima secara luas di dunia perfilman Amerika Serikat.

Banyak yang bisa penulis pelajari dan cermati dari film biografi ini, yaitu:

  1. Diskriminasi memang masalah nyata yang ada di Amerika Serikat
    Walaupun dikatakan sebagai negeri yang menjunjung tinggi demokrasi dan kebebasan individu, tetapi kenyataan yang tidak seperti itu, propaganda-propaganda yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat mengenai bahaya komunis menyebabkan ketidakadilan bagi individu-individu penganut paham komunis. Kita juga bisa melihat bagaimana kasus rasisme kulit hitam di Amerika Serikat, serta bagaimana sekarang ini rakyat Amerika Serikat diterpa isu penolakan imigran serta islamphobia.
  2. Karya merupakan masalah kualitas, bukan masalah ‘nama besar’
    Karya terbaikmu yang akan diingat, nama besar itu cuma bonus, tanpa karya berkualitas namau takkan pernah diingat. Dalton Trumbo bisa memenangkan dua penghargaan oscar dengan nama alias. Kisah serupa tapi tidak sama bisa kita lihat di kesuksesan J.K. Rowling menerbitkan buku dengan nama aliasnya, Robert Galbraith.
  3. Dibalik kesuksesan pria terdapat wanita hebat
    Dalton Trumbo beruntung memiliki Cleo Beth FIncher sebagai istrinya, ketika Dalton Trumbo dipenjara, Cleolah yang mengurus ketiga anaknya. Cleo pulalah yang menjembatani ketegangan antara Dalton dan putri pertamanya, Nikola.
  4. Politisi itu (biasanya) busuk
    Pribahasa Indonesia yang cocok untuk mengambarkan keadaan para politisi adalah gajah dipelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak. Politisi, dimanapun, rata-rata memang bersikap seperti itu. Salah satu anggota kongres yang paling getol untuk memojokan Dalton ternyata ditangkap karena kasus penghindaran pajak.

Jika kalian punya waktu luang dan butuh sedikit tontonnya agak serius, film ini cocok untuk dinikmati.

Selamat Menonton!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s