The World’s End (2013)

“Kisah Heroik lima orang untuk mengagalkan inflitrasi mahluk asing demi menguasai kehidupan dimuka bumi”

 

Manusia diciptakan untuk mengenang sesuatu, itulah mengapa manusia dibekali oleh Tuhan untuk menyiman memori kehidupan di dalam otak.

Salah satu fase kehidupan yang penuh kenangan adalah fase kehidupan di masa sekolah menengah atas, fase dimana seseorang dinyatakan legal untuk mengkonsumsi alkohol, pertama kalinya berkenalan dengan seks, serta hal-hal baru lainnya. Fase kehidupan dimana seseorang tidak banyak memiliki beban untuk hidup karena ia hanya diwajibkan untuk menyelesaikan sekolah dengan baik dan benar.

worlds_end_ver13_xlg

 

Gary King (Simon Pegg) berkisah dalam support group kecanduan alkohol mengenai petualangan yang dilakukan ia dan keempat temannya, Andy (Nick Frost) Steven (Paddy Considine), Peter (Eddie Marsan), Oliver (Martin Freeman). Saat mereka masih muda, mereka pernah menantang diri mereka sendiri, untuk menjelajahi dua belas pub di kota dalam satu malam, tetapi mereka gagal.

Garypun berusaha untuk mengulangi kembali aksi ‘gila’ mereka, Gary mendatangi rekannya lamanya satu per satu dan mengundang mereka untuk datang ke Newton Haven kembali, untuk menyelesaikan petualangan mereka ke Pub terakhir The World’s End

Pada awalnya, mereka semua menolak untuk datang, tetapi karena bujuk rayu Gary, mereka akhirnya memutuskan datang.

Kembali ke kota dimana mereka tumbuh besar, tentunya membawa kembali semua kenangan yang pernah ada. Apalagi ketika Gary dan kawan-kawan menelusuri kembali pub-pub di kota mereka. canda tawa, dan friksipun tercipta dari percakapan yang ada.Di Pub ke dua mereka bertemu dengan adik oliver, Sam (Rosamund Pike) yang bergabung dengan mereka.

Semua berjalan sesuai dengan rencana Gary,tetapi ketika Gary dan kawan-kawannya terlibat perkelahian dengan anak muda di pub keempat, ternyata anak muda tersebut merupakan alien android, dan dari perkelahian tersebut mereka mengetahui bahwa kota tersebut telah dikuasai oleh Alien.

Merekapun tetap memutuskan untuk melanjutkan misi mereka sembari mencari cara untuk keluar dari kota, di pub ke sembilan mereka bertemu dengan Guy Shepherd (Pierce Brosnan), guru sekolah mereka. Shepherd memberikan penjelasan kepada Gary dan kelompoknya bahwa mereka harus menerima perubahan ini dengan damai, demi kebaikan mereka. Jika tidak mereka semua akan dirubah secara paksa.

Perkelahian untuk menyelamatkan diripun kembali terjadi, tetapi tidak semua berhasil untuk selamat, mereka kehilangan Peter dan Oliver dalam perjalanan tersebut, mereka berdua diubah menjadi alien adroid.

Gary, Andy dan Steven berhasil mencapai pun terakhir, The World’s End yang ternyata merupakan markas utama dari alien yang menyerang bumi. Alien itu menamakan dirinya “The Network“, ia menjelaskan bahwa karena peran sertanya, manusia bisa menikmati kemajuan di dunia teknologi informasi. Kemajuan itu dibutuhkan agar manusia bisa bergabung dengan Galatic Community.

Adu argumen antara Gary dan “The Network” mengenai kontribusi mereka kepada kehidupan kemanusiaan membuat “The Network” frustasi yang pada akhirnya membuat dirinya memutuskan untuk mundur dari Bumi. Kepergian “The Network”  ternyata membawa kehancuran bagi manusia, karena kepergiaan menghapus semua kemajuan manusia di bidang teknologi informasi, dan membawa manusia ke dalam kemunduran zaman.

Manusia merupakan mahluk yang cerdas dan bebas, dengan kecerdasan dan kebebasan yang mereka punyai, manusia bisa menentukan mau menjadi apa mereka, mau seperti apa masa depan yang mereka inginkan.

Dari sekumpulan anak muda yang biasa saja, dunia membuktikan bahwa seseorang bisa menjadi seorang pemenang ataupun pecundang. Seseorang bisa menjadi sukses dengan usahanya atau terjebak dalam kekalahan karena ia tidak melakukan apa-apa.

Hidup tidak hanya dinilai dari sejauh apa kau berusaha, tetapi juga dinilai dari berapa kali kau akan ‘bangkit’ setelah kau ‘terjatuh’. Manusia-manusia yang terus berjuang sampai akhir tentunya yang akan jadi pemenang.

the-worlds-end-nick-frost-simon-pegg-paddy-considine
Andy, Gary dan Steven

Hal itu tercermin dengan bagaimana usaha seorang Gary untuk menyelesaikan misinya, bagaimana seseorang yang pecandu alkohol bisa memenangi argumen dengan alien yang telah banyak membantu manusia dalam perkembangan teknologi informasi walaupun hasil akhirnya mendorong manusia ke dalam kehancuran.

Potensi manusia bisa maksimal dikarenakan kebebasan yang mereka miliki, bebas untuk melakukan apapun yang mereka kehendaki asalkan sesuai dengan etika dan asas yang berlaku dalam kehidupan dan lingkugannya.

Sisi ‘gila’ itulah yang harus terus dijaga seseorang, walaupun sudah semakin tua dan memiliki keluarga. Dua hal tersebut bukanlah sebuah alasan untuk tidak bisa bersenang-senang dan menikmati hidup. Ketika kalian merasa terbelenggu karena kehadiran keluarga dan semakin bertambahnya umur kalian, itu menandakan bahwa kalian tidak bebas sepenuhnya.

“We want to be Free! We want to be able to do what we want to do! We want to get loaded , and we want to have a good time. So that’s what we’re gonna do. We’re gonna have a good time!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s