John Wick (2014)

“Kehadiran wanita dalam kehidupan seorang pria bisa mengubahnya menjadi lebih baik ataupun lebih buruk, itulah labirin wanita”

image2

John Wick (2014), film ini menampilkan Keanu Reeves sebagai sosok John Wick, seorang mantan pembunuh bayaran yang sudah pensiun. Ia memilih keluar dari dunia tersebut karena ingin hidup ‘normal’ dengan seorang wanita yang ia cintai. Tetapi nasib berkehendak lain, wanita tersebut akhirnya meninggal karena penyakit kanker yang ia deritanya.

Dalam keadaan sedang berduka, tak disangkat, ia menerima sebuah paket yang berisi seekor anak anjing, paket tersebut ternyata dikirim oleh istrinya sebelum kematiaannya, ia pun berpesan agar  John dapat melewatkan masa sedihnya bersama dengan anjing tersebut.

Tidak lama berselang, nasib mempertemukan John Wick dengan Iosef Tarasov (Alfie Allen) yang merupakan anak dari Pemimpin Mafia Rusia, Viggo Tarasov (Michael Nyqvist) yang merupakan mantan boss dari John. Pada pertemuaan itu, Iosef berusaha untuk membeli kendaraan milik John Wick, tetapi John menolaknya.

Iosef tidak terima dengan penolakan tersebut, sebagai seorang anak dari boss mafia, ia tidak terbiasa ditolak, ia selalu mendapatkan apa yang ia inginkan, kapanpun dia mau. Iosef akhirnya merencanakan aksi keji untuk mencuri kendaraan milik John.

Iosef dan anak buahnya berhasil menyelinap ke rumah John dan berhasil mengambil kendaraan John secara paksa dari rumahnya, iapun melukai John dan membunuh anjing peninggalan istrinya.

Peristiwa itu menimbulkan dendam yang mendalam pada diri John. Iapun memutuskan untuk membalas dendam kepada Iosef walaupun harus menempuh segala cara. Hal tersebut bukanlah tugas mudah untuk seorang mantan pembunuh bayaran karena Iosef diberikan perlindungan oleh ayahnya.

—-

Film ini menawarkan sebuah aksi balas dendam seseorang brutal dari seorang John Wick yang terkenal sebagai pembunuh yang mampu melaksanakan tugas-tugas yang dinilai ‘mustahil’ untuk dikerjakan.

Dalam melaksanakan tugasnya, John Wick dan para pembunuh bayaran lainnya bernaung dalam sebuah organisasi bernama ‘The continental’, sebuah organisasi yang mengatur bisnis sewa menyewa pembunuh bayaran serta menawarkan fasilitas bagi para pembunuh tersebut.

Menariknya, organisasi ini memiliki sebuah etika yang harus dihormati oleh seluruh anggotanya, jika seorang anggota melanggarnya ia harus siap dikenai sanksi oleh pemiliknya.

Film ini melandaskan penting bagi seseorang untuk menjaga etika, etika dibuat untuk ditaati, untuk dihormati dan dijalani, etika merupakan sebuah bentuk ‘kontrol diri’ oleh ‘diri sendiri’. Ketika seseorang bisa ‘dibeli’ untuk melanggar etika, ia harus segera disingkirkan karena akan menggangu dikemudian hari.

Tindakan persahabat terkadang tidak masuk akal, hal itulah yang ditunjukan oleh Marcus (william Dafoe), sebagai seorang  Sahabat John Wick, ia rela mengorbankan segalanya demi melindunginya, walaupun hal tersebut berarti Marcus akan kehilangan nyawanya.

Pelajaran lain adalah janganlah kau bersikap arogan karena kau merasa memiliki uang dan kekuasaan. Kau harus tetap bersikap  hormat dan sopan kepada orang lain, karena kita tidak mengetahui apa yang mampu mereka lakukan kepada diri kita.

Satu hal yang menggangu penulis dalam menyaksikan film ini adalah adegan perkelahian. Perkelahian menurut penulis, terkesan lambat dan tidak cekatan, sehingga menimbulkan kesan perkelahian tersebut tidak nyata dan tidak serius. Walaupun begitu, film ini diganjar penghargaan dari World Stunt Awards dengan kategori ‘best fight’ dan nominasi ‘best stunt’ pada Phoenix FIlm Critics Society Awards.

Selamat menonton!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s