Bodyguard

spoiler alert 

“A story of bodyguard who try protect UK Home Secretary from assasination”

Jika kalian haus akan film yang memberikan nuasan ketegangan tanpa henti, sudah sepantasnya kalian menonton film ini. Bodyguard merupakan film drama politik kriminal yang disiarkan oleh BBC One.

Film yang skenarionya ditulis oleh  Jed Mercurio ini berkisah mengenai hubungan kerja dan pribadi antara Sergeant David Budd (Richard Madden), seorang Pasukan Pengaman Menteri/Protection Command bodyguard yang mengawal The Right Honourable Julia Montague (Keeley Hawes), Menteri dalam Negeri Inggris.

Kisah ini diawali dengan upaya pengeboman di kereta yang ditumpangi Budd dengan anak-anaknya, beruntung Budd berhasil mencegah pelaku wanita meledakan dirinya sendiri. Atas keberhasilan tersebut Budd dipromosikan menjadi pegawal dari Mrs. Montague.

Promosi ini menjadi sebuah kebanggaan untuk Budd ditengah kondisinya yang sedang melawan Posttraumatic stress disorder/PTSD serta hubungannya yang makin memburuk dengan istrinya.

Keberhasilan Budd mencegah aksi terorisme ternyata bocor keluar institusi kepolisian, badan intelejen Inggris menginformasikan bahwa ada kemungkinan serangan terorisme ke sekolah dimana anak Budd bersekolah, Mrs. Montague memerintahkan untuk memperketat penjaga, perintah itu berhasil menyelamatkan anak-anak Budd walaupun beberapa anggota kepolisan tewas.

Budd juga berhasil menyelamatkan Mrs. Montague dari percobaan pembunuhan terhadap dirinya. Asik heroik Budd inilah yang menjadi pemicu ketertarikan Mrs. Montagu terhadap dirinya, merekapun menjalin hubungan asmara.

Tidak hanya soal tindakan kriminal yang menjadi fokus utama dari cerita ini, ditengah kesibukan Mrs. Montague mengamankan Inggris dari serangan teror, ia juga berupaya untuk mengulingkan perdana menteri. Ia mendapatkan bantuan dari dinas intelejen Inggris MI5 yang diwakili oleh Stephen Hunter-Dunn (Stuart Bowman).

==

Mini serial dengan enam episode ini menawarkan jalan cerita yang jamak, setiap individu memiliki dua-tiga masalah yang berjalan secara bersamaan, ambil contoh tokoh utama kita Budd, ia menghadapi masalah rumah tangga, menjadi rekan bermalam Mrs. Montague serta menjaganya dari ancaman serangan terorisme serta melawan serangan PTSD yang terkadang kambuh.

Film ini juga berhasil menempatkan “tokoh-tokoh penting” dalam alur cerita menjadi sosok yang figuran semata, tetapi di akhir penonton dikagetkan dengan peranan penting tokoh figuran tersebut.

Singkat kata, Bodyguard berhasil menawarkan cerita dibalik layar yang mungkin terjadi dalam perebutan kekuasaan pemerintahan serta menawarkan film aksi dengan twist yang tidak diperkirakan sebelumnya”

Penulis memberikan nilai 4.5/5.0 untuk film ini.

Advertisements

Maniac

SPOILER ALERT 

“STORY OF A COUPLE WHO TRIED SO HARD TO BEAT THEIR MENTAL ILLNESS”

Mungkin film ini bukan film yang menarik bagi masyarakat Indonesia karena mengangkat isu gangguan kejiwaan selain itu, genre film adalah psychological dark comedy drama. Apakah kalian masih tertarik untuk nonton?

Film yang merupakan adaptasi dari film serial televisi asal Norwegia berjudul sama karya Espen PA Lervaag ini dirilis secara esklusif di Netflix dan disutradari oleh Cary Joji Fukunaga.

Maniac bercerita tentang seseorang bernama Owen Milgrim (Johan Hill) anak seorang keluarga jutawan yang memiliki masalah mental yaitu schizophrenia, Owen berhalusinasi bahwa ia merupakan orang yang spesial yang terpilih untuk menjalankan misi rahasia, Owen bisa menemukan petunjuk mengenai misi rahasianya dengan menemukan pola yang ada disekitarnya.

Kondisi inilah yang membuatnya menyikir dari rumah keluarga besarnya, Owen juga kesulitan untuk mempertahankan pekerjaannya.

Tokoh utama yang lain adala Annie Landsberg (Emma Stone) yang digambarkan sebagai gadis pemarah yang memiliki masalah dengan ayahnya dan masa lalunya, sesuatu yang besar mencegahnya untuk move-on dan meneruskan hidupnya.

Owen dan Annie bertemu secara tidak sengaja saat mereka mendaftarkan diri untuk ikut bagian dalam uji coba obat di Neberdine Pharmaceutical Biotech (NPB), sebuah perusahaan farmasi bonafit yang sedang berupaya untuk menciptakan obat yang mampu menyembuhkan penyakit yan.g berhubungan dengan gangguan kesehatan mental.

Tokoh lainnya yang menarik untuk diikuti adalah Dr. James K. Mantleray Justin Theroux), seorang ilmuwan yang memimpin penelitian serta asistennya yang memiliki riwayat hubungan percintaan Dr. Azumi Fujita (Sonoya Mizuno).

===

Maniac menghabiskan sebagian besar bertutur mengenai peristiwa yang terjadi diruang penelitian Dr. James dan Dr. Fujita, NPB mencoba untuk menemukan sebuah obat “sapu jagat” yang diminum untuk menghilangkan gangguan kesehatan mental.

Tahap uji coba ini mengharuskan subjek untuk meminum tiga jenis obat (A-B-C) secara bertahap, obat-obata ini akan membantu subjek penelitian untuk berinterkasi dengan alam bawah sadar mereka. Penelitian ini juga dibantu oleh komputer super canggih bernama GRTA.

Komputer canggih mampu berpikir secara mandiri dan memiliki perasaan, ia bisa merasakan sedih dan senang seperti manusia normal. Saat penelitian berlangsung, GRTA sedang bersedih akan kematian salah satu peneliti, kesedihannya ini yang membuat penelitian berjalan tidak mulus, GRTAlah yang menyebabkan alam bawah sadar Annie dan Owen terhubung.

GRTA merupakan tiruan sempurna dari ibunda Dr. James yang bernama Dr. Greta Mantleray (Sally Field), iapun dipanggil sebagai upaya untuk menenangkan GRTA atas kesedihannya

Setiap tokoh utama dicerita ini memiliki masalah-masalah pelik yang mereka simpan, Owen diharuskan untuk membuat kesaksian palsu untuk menyelamatkan kakaknya dari jerat hukum, Annie membawa penyelasan seumur hidup dan menyalahkan dirinya sendiri atas kematian adiknya saat berkendara bersamanya.

Dr. James selalu merasa tertekan ketika bertemu dengan Ibunya, hal ini disebabkan trauma masa kecilnya yang berhubungan dengan perilaku Ibunya selepas ayahnya meninggal sedangkan Dr. Fujita berusaha untuk memendam perasaannya kepada Dr. James, mereka dahulu pernah berpacaran tetapi putus.

Apa yang harus diapresiasi dari film ini adalah pemilihan akhir cerita yang membahagiakan bagi semua tokoh 🙂

Singkat Kata:
“Maniac membawa kita untuk menyelami lebih dalam apa yang dirasakan oleh orang-orang dengan gangguan kejiwaan, bagaimana perjuangan mereka untuk beradaptasi untuk hidup dengan gangguannya tersebut. Walaupun setting ceritanya bisa dibilang ‘aneh’, tetapi film ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan”

Penulis memberi nilai 3.75/5.0 untuk film ini.
Selamat menonton!!

The Night Comes for Us

Ketika penulis melihat teaser film di sosial media, penulis tahu bahwa film ini salah satu film produksi Indonesia yang harus disaksikan, apalagi film ini didistribusikan di platform favorit penulis yaitu Netflix.

Film yang skenario dan disutradari oleh Timo Tjahjanto ini pada awalnya diadaptasi dalam bentuk novel grafis sebelum diangkat menjadi film. Film ini tayang perdana diacara Fantastic Fest pada 22 September 2018, lalu tayang secara global pada 19 Oktober 2018.

Film ini menitikberatkan cerita yang dialami oleh Ito (Joe Taslim) anggota dari organisasi kriminal South East Asian Triad berkhianat demi menyelamatkan seorang anak perempuan bernama Reina (Asha Kenyeri Bermudez), dalam prosesnya Ito membunuh banyak anak buah Triad, ia sendiripun terluka parah.

Iapun lari bersama Reina menuju rumah mantan kekasihnya yaitu Sinta (Salvita Decorte). Sintapun mengobati Ito sembari menghubungi rekan lama Ito sekaligus rekan kriminalnya sebelum bergabung dengan Triad, mereka adalah Fatih (Abimana Aryasatya), Wisnu (Dimas Anggara), dan Bobby (Zack Lee).

Bukan perkara mudah untuk menghilang dari Triad untuk itulah Ito harus membuat identitas baru buat dirinya dan Reina. Itopun mendatangi mantan rekannya yang lain yaitu Yohan (Revaldo).

02.
Kekerasan dan darah menjadi daya tarik dari film THe Night Comes for Us

Dari sinilah pertarungan berdarah dimulai, bagaimana Ito menghabisi Yohan dan anak buahnya walaupun pada akhirnya Ito berhasil dilumpuhkan oleh sepasukan polisi korup yang dihubungi Yohan sebelum ajal menjemputnya.

Nasib yang sama juga dialami oleh Reina, Fatih, Wisnu, Bobby Dan Sinta. Apartemennya diserbu oleh anggota Triad, dimana terdapat dua pembunuh bayaran utusan Triad yaitu Alma (Dian Sastrowardoyo) dan Elena (Hannah Al Rashid).

Tokoh lainnya yang perlu diperkenalkan adalah Arian (Iko Uwais), mantan rekan kriminal Ito yang dimintai tolong untuk memburu Ito oleh Chien Wu (Sunny Pang) anggota tinggi Triad.

Kemudian ada juga tokoh misterius wanita bernama The Operator (Julia Estelle) yang pada awalnya ikut memburu Ito tetapi memutuskan untuk membantunya melawan Triad.

***

Film yang penuh adegan kekerasan dan darah serta kekejaman terhadap tubuh manusia ini menawarkan standard baru bagaimana seharusnya film laga dibuat.

Tidak ragu untuk menghancurkan properti kendaraan, posisi pendarahan yang detail (lot of bloods) serta adegan perkelahian yang menarik untuk diikuti terutama di dua adegan perkelahian akhir antara Ito dengan Arian serta The Operator dengan duo Alma dan Elena.

01.
Salah satu adegan perkelahian terbaik difilm ini dilakukan di dalam mobil tahanan polisi

Penggunaan Computer-generated imagery sangat menyakinkan terutama untuk adegan-adegan senjata tajam menembus beberapa bagian tubuh aktor. Pengambaran bagian tubuh manusia yang terpotong atau hancur juga sama meyakinkannya, jadi jika kalian tak punya perut yang kuat sebaiknya tidak menonton film ini.

Film ini membutuhkan banyak properti senjata api laras pendek maupun laras panjang, sayangnya penampakan senjata api itu kurang menyakinkan buat penulis, ketika melihat properti senjata apinya kau tak bisa mengusir pikiran bahwa itu senjata mainan.

Efek recoil saat menembak senjata api juga kurang diperagakan dengan baik oleh para pemeran.

04.
Iko Uwais menjadi tokoh antagonis di film ini

Tapi yang paling menggangu penulis adalah bagaimana perkelahian antara tokoh utama dengan sekelompok orang diatur Dan ditata, perkelahian berlangsung “sangat adil” karena lawan tarung tokoh utama berjumlah banyak, maju berurutan satu per satu untuk menghadapi tokoh utama.

Singkat kata

“The Night Come to Us membawa penonton untuk menikmati adegan laga yang penuh kekerasan dan darah, dan melupakan bahwa film ini adalah film Indonesia”

Penulis memberikan nilai 3.75/5.0 untuk film ini.
Selamat Menonton!!
Dukung terus film Indoneia. Jangan Membajak film ini!!!

The Haunting of Hill House

Spoiler alert

“Story of Crain Family who lived at a Haunting of Hill House, how their past living experience at that hill house impacted their current condition”

Haunting of Hil House merupakan sebuah film yang akan membawa pengalaman baru bagi pecinta film bergenre horor karena menawarkan cara bertutur yang berbeda dibandingkan dengan film horor kebanyakan.

Film yang diangkat novel keluaran 1959 berjudul sama karya Shirley Jackson, film ini bercerita tentang kehidupan lima bersaudara bersama orang tuanya yang dibagi menjadi dua waktu yaitu saat mereka kecil dan mengalami kejadian gaib saat tinggal di Hill House dan masa sekarang.

Terdapat tujuh tokoh utama di film ini yaitu Steven Crain (Michiel Huisman) anak lelaki tertua keluarga Crain-penulis buku, Shirley Crain Harris (Elizabeth Reaser) anak perempuan tertua keluarga Crain-pemilik usaha rumah duka, Theodora “Theo” Crain (Kate Siegel) anak tengah keluarga Crain-psikolog anak, Luke Crain (Oliver Jackson-Cohen) dan Eleanor “Nell” Crain Vance (Victoria Pedretti) kembar tak identik dari keluarga Crain.

02.

Sedangkan orang tua mereka adalah Olivia Crain (Carla Gugino) and Hugh Crain (Henry Thomas/Timothy Hutton) yang berprofesi sebagai pengusaha properti.

Demi mendapatkan keuntungan besar, Hugh Crain memutuskan untuk membeli Hill House dan merenovasinya sebelum menjualnya kembali tetapi keputusan inilah yang menjadi awal dari malapetaka keluarga Crain karena Hill House takkan pernah melepaskan orang-orang yang pernah tinggal didalamnya.

Cerita dimulai ketika Hugh Crain harus membawa satu per satu anaknya untuk keluar dari rumah ditengah malam tanpa istrinya Olivia. Sesaat setelah menurunkan anak-anaknya di motel, Hugh kembali ke Hill House tetapi kembali tanpa istrinya Olivia karena tewas di Hill House.

Kematian dan ketidak terus terangan Hugh membuat hubungan dirinya dengan anak-anaknya merengang. Seiring beranjak dewasa, Steven Crain memutuskan untuk menuliskan pengalaman yang mereka alami ke dalam buku, tetapi tidak semua saudaranya setuju, tetapi hal itu tidak menghalangi Steven.

Kabar kematian Nell akibat bunuh diri di Hill House membuat Crain bersaudara dan ayahnya berkumpul kembali, pertemuan ini sangatlah dingin, dan penuh konflik dan pada akhirnya membuat mereka harus kembali ke Hill House, untuk menyelesaikan urusan yang belum selesai.

04.

***
Harus diakui, film dengan timeline maju mundur ini membuat penonton menjadi betah berlama-lama untuk langsung menyelesaikan film ini, pembabakan dan cara tutur film ini sangat rapi dan menawan.

Tiap karakter di film ini mendapatkan waktu yang cukup untuk menjelaskan karakternya secara utuh, hal ini membuat konflik yang terjadi diantara karakter nyata, dan tidak terkesan dibuat-buat atau dipaksakan.

Film ini juga menunjukan secara jelas masalah yang terjadi diantara hubungan orang tua dan anak-anaknya, terkadang tidak saling memahami satu sama lain karena kurangnya komunikasi. 

Yang kurang dari film ini adalah penjelasan yang kurang mendalam mengenai penampakan-penampakan yang disaksikan langsung oleh Nell, apa dan mengapa dan bagaimana penampakan tersebut bisa terus menghantui Nell. Penulis berpikir, mungkin hal tersebut akan disimpan untuk musim selanjutnya.

01.
The Haunting of Hill House

Singkat kata
“Haunting of the Hill House menawarkan cara baru menikmati film horor, dimana ceritanya dipenuhi misteri serta alur waktu yang maju dan mundur”
Penulis memberikan poin 4.5/5.0 untuk film ini!!
Penulis juga sangat menunggu jika ada musim kedua untuk film ini
Selamat Menonton!!!

12 Monkeys

Warning-spoiler alert

“12 Monkeys is story about James Cole who travel to the past for prevent a plague which destroy humankind but, Cole encounter enemies to make sure plague mission is success”

Film yang mengandung unsur perjalanan waktu memang selalu menarik untuk diikuti karena memberikan kita kebebasan untuk berfantasi mengenai bagaimana hal tersebut terjadi. Para ilmuwan baru sampai pada tahap untuk memahami hubungan antara waktu dan kecepatan melalui teori Special Relativity serta waktu dengan gravitasi melalui teori General Relativity.

Kedua teori itu menjadi dasar dari ilmuwan untuk meniti jalan membuka tabir perjalanan waktu, menarik bukan?

Kembali ke film, 12 Monkeys mengisahkan perjalanan yang dilakukan oleh James Cole (Aaron Stanford) ke masa lalu untuk mencegah menyebarnya wabah yang hampir memusnahkan umat manusia.

Wabah ini bukanlah wabah alami, tetapi wabah buatan manusia yang sengaja dilepaskan. Berdasarkan petunjuk di masa depan Cole menjalankan ‘misi bunuh diri’ untuk menyelamatkan umat manusia.

Pertama-tama Cole harus menemui Dr. Cassandra “Cassie” Railly (Amanda Schull), seorang dokter CDC yang menyiarkan secara luas lewat radio perihal aktor dibalik wabah misterius. Walaupun pada awalnya dr. Cassie tidak memercayai kisah Cole, lambat laun ia menerima penjelasan Cole dan bersedia menempuh bahaya yang untuk membantunya merubah masa depan.

12-Monkeys-TV-Series
Tokoh utama di 12 Monkeys

Tokoh lain yang patut dicermati adalah tokoh-tokoh di masa depan dalam cerita ini yaitu Dr. Katarina Jones/Née Werner (Barbara Sukowa) dan José Ramse (Kirk Acevedo) keberadaan dua tokoh ini sangat mempengaruhi berjalanan cerita dari 12 Monkeys.

Ramse dalam cerita ini memiliki hubungan yang naik turun dengan tokoh protagonis lainnya, hubungan antara dirinya dengan Cole acapkali dijadikan titik permasalahan dalam cerita ini.

Lain halnya dengan Dr. Jones, sebagai seseorang yang menemukan mesin untuk mengirim Cole di masa lalu ia membentuk pola pikir “militan” Cole untuk menyelesaikan misi ini, ia juga mampu untuk menyakinkan banyak orang bahwa “pilihannya” untuk mengubah masa lalu merupakan satu-satunya jalan untuk mengakhiri pandemik virus mematikan.

Ada pula tokoh yang hidup di masa lalu dan masih hidup di masa depan yaitu Jennifer Goines (Emily Hampshire), seorang jenius matematika yang mengalami delusi ini memegang peranan penting dalam berjalannya misi yang dilakukan Cole, terkadang ia memberikan petunjuk melalui Dr. Jones sehingga memperlancar misi yang dilaksanakan oleh Cole.

Dari dua musim yang sudah penulis tonton, film ini mengalami pergeseran “tema”, dari film bertemakan “science-fiction” yang dikemas dalam bentuk perjalanan waktu untuk mencegah sebuah wabah misterius menyebar menjadi film bertemakan “fantasi” dengan mengambil kisah bahwa organisasi misterius yang menyebarkan virus ternyata merupakan organisas yang berusaha untuk menghancurkan waktu sehingga mereka bisa hidup tanpa menjadi tua.

12monkeys09-590x332

Film ini merupakan film serial standard Amerika Serikat yang menampilkan keadaan dimana tokoh utama harus menjadi pahlawan untuk menyelamatkan dunia, dimana seiring berjalannya waktu masalah yang datang semakin banyak dan tokoh utama harus berpikir out of the box untuk memecahkan masalah tersebut.

Dalam 2 musim yang sudah ditonton, penulis merasa keberadaan ’12 Monkeys’ kurang berhasil diangkat, penulis juga tidak berhasil menemukan hubungan antara perjalanan waktu yang menjadi isu utama film ini dengan 12 Monkeys.

Hal yang paling menggangu penulis dalam film ini adalah keberadaan polisi dan penegakan hukum, banyak korban jiwa yang jatuh karena aksi tokoh utama tetapi sepertinya polisi memutuskan untuk melewatkan saja korban-korban yang jatuh demi keberlanjutan cerita film ini.

Walaupun begitu, film ini tetap menawarkan twist-twist cerita menarik untuk diikuti.

Singkat Kata:
“12 Monkeys merupakan film populer bergenre science-fiction asal Amerika Serikat, film yang berkisah tentang perjalanan waktu seseorang bernama Cole untuk mencegah malapetaka, tetapi tugas itu tidak mudah karena ia menghadapi banyak rintangan dan ketidakpercayaan dalam menjalankan misinya”

Penulis memberikan film ini 2.75/5.0

Selamat Menonton!!

Troy: Fall of a City

BEWARE SPOILER ALERT

“Troy: Fall of a city is a odd adaption of Trojan War”

Perang Trojan selalu menjadi sebuah legenda yang menarik, mungkin karena hal itu adaptasi film Perang Trojan yang dilakukan BBC berani untuk memutuskan menghidupkan secara nyata peranan dewa-dewi dalam menyulut Perang Trojan.

Film ini dimulai ketika Paris (Louis Hunter) seorang pengembala hewan ditemui oleh sosok Dewa dalam wujud manusia, mereka adalah Zeus (Hakeem Kae-Kazim), Aphrodite (Lex King), Hera (Inge Beckman) , dan Athena (Shamilla Miller).

Troy - Fall of a City episode 1
Zeus (HAKEEM KAE-KAZIM) – (C) Wild Mercury Productions – Photographer: Patrick Toselli

Paris dipaksa memilih Dewi mana yang akan dipilihnya untuk diberikan apel emas, ia akhirnya memilih Aphrodite sang Dewi Kecantikan, Ia menjanjikan Paris akan memiliki bertemu dan memadu kasih dengan wanita tercantik di dunia.

Paris akhirnya pergi menuju kota Troy, dimana ia akhirnya bertemu dan berkelahi dengan Hector (Tom Wston-Jones), Paris kalah dalam pertarungan itu, iapun hampir mati ditangan Hector sebelum dihentikan oleh kedua orang tuanya yang menyadari bahwa dirinya merupakan anaknya yang hilang.

Paris-pun memulai hidupnya sebagai pangerann dari Troy, ia kemudian diutus utuk bertemu dengan Menelaus (Jonas Armstrong) untuk menghormati perjanjian damai antara Troy dan Sparta.

Di kota inilah, Paris berjumpa dengan Helen Queen of Sparta (Bella Dayne), Ratu dari Menelaus (Jonas Amstrong), perjumpaan inilah yang menjadi awal dari bencana untuk Troy karena Helen dan Paris saling jatuh cinta dan memadu kasih. Ketika Paris pulang ke Troy, Helen secara sembunyi-sembunyi berhasil naik ke atas kapal.

Kedatanga Helen disambut suka cita di Troy sedangkan Menelus berniat untuk mengobarkan perang untuk merebut kembali ratunya yang kabur bersama Paris, ia kemudian mengajak saudara laki-lakinya Agamemnon (Johnny Harris) untuk menyerbu dan merebut Troy.

05.
Pasukan Troy

Agamemnon kemudian mengumpulkan pasukannya dimana salah satu anggota pasukannya yang paling dihormati dan ditakuti adalah Achillies (David Gyasi), pertempuranpun akhirnya dimulai.

Semua orang sudah tahu akhir dari cerita Troy, Kota Troy akhirnya jatuh setelah pasukan Sparta menyelundupkan tentaranya di dalam patung kuda Troy, kemenangan akhirnya menjadi milik Agamemnon

===

Tidak mudah memang mereproduksi sebuah cerita yang sudah berkali-kali difilmkan, bisa jadi itulah mengapa cerita Troy: Fall of City berani memutuskan untuk mewujudkan dewa-dewi berwujud manusia yang memiliki pengaruh dalam cerita.

Semua dimulai dari Paris yang dibuang oleh orang tuanya karena dianggap sebagai “anak pembawa kutukan”, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan Paris dengan Dewa-Dewi.

Unsur supernatural juga kuat di cerita ini, adik perempuan Paris dan Hector digambarkan sebagai seseorang yang memiliki “penghilatan gaib”, ia juga yang mendapatkan “penglihatan” bahwa kembalinya Paris ke Troy akan membawa malapetaka untuk kota tersebut.

Peranan Dewa juga tidak hanya terjadi dipihak Troy, Agamemnon terpaksa mengorbankan putri kandungnya agar bala tentaranya bisa menyebrangi lautan untuk menyerang Troy. Tentunya hal ini memberikan tambahan motivasi untuk Agmemnon.

Troy - Fall of a City generics
Menelaus (JONAS ARMSTRONG), Achilles (DAVID GYASI), Agamemnon (JOHNNY HARRIS), Odysseus (JOSEPH MAWLE) – (C) Wild Mercury Productions – Photographer: Graham Bartholomew

Adegan kekerasan fisik yang penuh darah jamak kita temukan difilm ini, selain itu adegan ketelanjangan, kekerasan seksual, praktik biseksual juga muncul.

Jika kau membayangkan film dengan adegan peperangan yang dahsyat mungkin kau akan kecewa karena itu takkan kau temukan di film ini, peperangan dan pertarungan bukan hal yang ditampilkan baik di film ini.

Selain itu juga terdapat penambahan karakter yang tidak diperlukan seperti sepasukan petarung wanita amazon yang membantu Paris dan kawan-kawan untuk melindungi kota Troy, dimana pasukan wanita tersebut mati sebelum final act dari film ini.

Hal yang patut diapresiasi adalah keberanian produser film ini untuk memilih aktor kulit hitam untuk memerankan tokoh yang seharusnya berkulit putih patut diacungi jempol, di film ini kalian bisa melihat Zeus dan Achilles yang berkulit hitam.

03.
Pasukan Amazon

Singkat Kata
“Tambahan beberapa unsur difilm ini membuat alur cerita Troy menjadi tidak nyaman dinikmati, film ini memiliki banyak adegan kekerasan fisik dan seksual, perilaku biseksual serta ketelanjangan. Walaupun begitu film ini berani untuk memilih pemeran kulit hitam untuk karakter kulit putih!”

Jikalau kalian punya waktu luang, film ini bisa kalian tonton.
Penulis memberikan nilai 2/5 untuk film ini.

Selamat Menonton!!

Switched

BEWARE SPOILER ALERT

“Story of Zenko who successfully switching her body with Ayumi a most popular student and Ayumi’s struggle to reclaim her body”

Penulis kembali terperdaya untuk menonton film live action asal Jepang, kali ini penulis menonton Switched, sebuah fim bergenre drama yang diangkat dari komik berjudul “Sora wo Kakeru Yodaka” karya Shiki Kawabata.

Switched bercerita mengenai kehidupan siswi SMA Jepang bernama Ayumi Kohinata (Kaya Kiyohara) yang berbalik 180 derajat, entah bagaimana caranya ia bertukar tubuh dengan teman sekelasnya bernama Zenko Umine (Miu Tomita).

01. sei_23795087-7170
Zenko (kiri) dan Ayumi (Kanan)

Pertukaran tubuh ini bisa terjadi saat peristiwa alam “Red Moon”/lebih dikenal sebagai gerhana bulan, dari teks yang dibaca Zenko untuk melakukan pertukaran tubuh mengharuskan dirinya “bunuh diri” dihadapkan Ayumi.

Sesuai dengan teks yang dibacanya, Zenko dan Ayumi-pun bertukar tubuh!

Cerita kemudian berlanjut bagaimana Ayumi berusaha menyakinkan keluarganya serta dua sahabatnya — dimana salah satunya menjadi kekasihnya –, Shunpei Kaga (Daiki Shigeoko) dan Koshiro Mizumoto (Tomohiro Kamiyama) bahwa dirinya adalah Ayumi yang terjebak ditubuh Zenko, walaupun pada awalnya tidak percaya, Kaga akhirnya menyadari bahwa Ayumi-lah yang berada di tubuh Zenko.

Sementara itu, Zenko menikmati hidup dan kepopuleran Ayumi, iapun mendapatkan impiannya untuk menjadi kekasih Koshiro. Perlahan-lahan, Koshiro juga menyadari bahwa yang ada di dalam tubuh Ayumi adalah Zenko.

Cerita ini kemudian semakin berkembang dengan ditambah “bumbu” persaingan antara Kaga dan Koshiro. Koshiro merasa iri kepada Kaga karena ia lebih populer dan dipercaya oleh rekan-rekannya, Koshiro juga mengungkapkan bahwa tujuannya menjadi kekasih Ayumi merupakan caranya untuk merebut salah satu hal yang “berharga” untuk Kaga.

Koshiropun kemudian bertanya kepada Zenko bagaimana bertukar tubuh. Ia berharap bisa bertukar tubuh dengan Kaga, ia merasa tidak mampu menyaingi popularitas Kaga padahal ia sudah melakukan semuanya.

—-

03.
Kaga (Kiri-Atas), Koshiro (Kanan-Atas), Ayumi (Kiri-Bawah) dan Zenko (Kanan-Bawah)

Switched mengangkat tema perundungan di sekolah. Zenko digambarkan sebagai perempuan yang tidak populer, ia kelebihan berat bedan, tidak merawat dirinya, ia dijauhi oleh teman-temannya, bersikap tertutup dan sering kali dijadikan bahan olok-olok.

Film ini membawa kita melihat lebih dalam apa yang terjadi Zenko, bagaimana kondisi dirumahnya mempengaruhi dirinya, membuat dirinya menjadi pribadi yang tertutup, ada rasa kecewa disana, kecewa karena keadaan di rumah yang harus dia hadapi, kecewa karena ketika pulang ke rumah ia tidak mendapati “kehangatan” yang ia butuhkan.

Selain itu, film ini menunjukan bahwa leader atau kalangan populer di sekolah memiliki peranan penting untuk mengurangi tindakan bullying kepada seseorang, yang harus dilakukan adalah merangkul para korban bullying sehingga mereka memiliki rasa percaya diri untuk menjadi dirinya sendiri.

Akting keempat tokoh utama sangatlah menyakinkan, apalagi ketika mereka bertukar tubuh, hal inilah yang sampai membuat penulis “lupa bahwa karakter yang ada sudah bertukar tubuh.

02.

Film ini bukan tanpa celah, kemampuan Red Moon tidak mendapatkan penjelasan yang baik, dari cerita yang disajikan dapat diketahui bahwa “pertukaran tubuh” ini sudah terjadi sangat lama, ada kemungkinan ilmu ini sudah diketahui sebelum zaman modern itulah yang menjadi dasar mengapa ayah Zenko menjadi pendeta yang menjaga gulungan tersebut.

Singkat kata”
“Film adaptasi ini membawa cerita yang menarik yang didukung oleh kemampuan akting yang baik dari keempat tokoh utama. Selain itu, film ini membawa pesan penting terkait dengan tindakan perundungan di sekolah”

Penulis memberikan nilai 4.0/5.0 untuk film ini.
Selamat Menonton!!